• Jelajahi

    Copyright © Metronewstv.co.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Oku

    Empat Lawang

    Sports

    Bunda Guru OKU Selatan Buka Pelatihan Guru, Dorong Pemanfaatan Papan Interaktif Digital

    Monday, October 5, 2026, 23:34 WIB Last Updated 2026-10-05T16:34:04Z

    OKU SELATAN — Bunda Guru Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan (OKU Selatan), Ibu Yohana Yuda Yanti, S.E., secara resmi membuka Pelatihan Peningkatan Kompetensi Guru Tahun 2026 Seri 1: Pemanfaatan Papan Interaktif Digital (PID), Senin (5/10/2026).


    Kegiatan yang berlangsung di Gedung Guru Muaradua tersebut diselenggarakan oleh Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten OKU Selatan.

    Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten OKU Selatan, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten OKU Selatan, Ketua YPLP PGRI Kabupaten OKU Selatan, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten OKU Selatan, jajaran pengurus PGRI, Ketua Pengurus Cabang PGRI Kecamatan se-Kabupaten OKU Selatan, serta para guru peserta pelatihan.


    Pelatihan ini menjadi salah satu upaya meningkatkan kompetensi guru dalam menghadapi perkembangan teknologi digital di bidang pendidikan.


    Melalui pemanfaatan Papan Interaktif Digital (PID), para guru didorong untuk mampu menghadirkan proses pembelajaran yang lebih interaktif, kreatif, inovatif, dan bermakna bagi peserta didik.


    Dalam sambutannya, Yohana Yuda Yanti menyampaikan bahwa perkembangan teknologi digital menuntut para guru untuk terus belajar dan beradaptasi.


    Menurutnya, guru tidak cukup hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga harus mampu memanfaatkan teknologi sebagai sarana untuk membuat proses pembelajaran semakin menarik serta sesuai dengan kebutuhan peserta didik.


    “PID bukan sekadar layar digital di dalam kelas. Yang lebih penting adalah bagaimana teknologi tersebut digunakan untuk membantu anak belajar, berpikir, berdiskusi, berkreasi, dan menemukan pengalaman belajar yang bermakna,” ujarnya.


    Yohana juga mengapresiasi PGRI Kabupaten OKU Selatan yang telah menggagas kegiatan peningkatan kompetensi tersebut.


    Ia berharap ilmu dan keterampilan yang diperoleh para peserta tidak berhenti sebatas pelatihan, tetapi dapat diterapkan di sekolah masing-masing dan dibagikan kepada guru lainnya.


    “Mari terus belajar dan beradaptasi. Jangan takut mencoba teknologi baru. Tidak harus langsung sempurna, yang terpenting adalah mau belajar, mau mencoba, dan mau berbagi,” pesannya.


    Pelatihan tersebut diikuti sebanyak 114 peserta dari 19 kecamatan, dengan masing-masing kecamatan mengirimkan enam orang perwakilan guru.


    Para peserta diharapkan dapat menjadi penggerak dalam pemanfaatan teknologi pembelajaran di sekolah masing-masing sekaligus menyebarluaskan pengetahuan yang diperoleh selama pelatihan kepada guru lainnya.


    Dengan mengusung semangat “Guru Mahir Teknologi, Pembelajaran Semakin Interaktif!”, kegiatan tersebut diharapkan memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan kompetensi guru serta mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten OKU Selatan.


    (Awaludin)

    Komentar

    Tampilkan