• Jelajahi

    Copyright © Metronewstv.co.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Oku

    Empat Lawang

    Sports

    Warga Beringin Jaya Mengaku Diusir dan Nyaris Dipukul Sapu, Istri Kades Dilaporkan ke Polisi

    Metronewstv.co.id
    Saturday, September 26, 2026, 16:55 WIB Last Updated 2026-09-26T09:55:01Z

    LAHAT, SUMSEL – Seorang warga Desa Beringin Jaya, Kecamatan Kikim Selatan, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan, Wina binti Wahi, mengaku mendapat perlakuan tidak menyenangkan saat mendatangi kediaman Kepala Desa Beringin Jaya, Jumat (25/9/2026) malam.


    Wina, warga asal Desa Pagardin, mengaku diusir secara kasar oleh istri Kepala Desa Beringin Jaya, Rusmita, dengan nada tinggi. Bahkan, menurut pengakuannya, dirinya nyaris dipukul menggunakan sapu saat berada di rumah kepala desa.


    Informasi mengenai kejadian tersebut sebelumnya beredar melalui media sosial TikTok dan Facebook. Setelah mendapat informasi serta menerima komunikasi langsung dari Wina dan keluarganya, awak media kemudian mendatangi kediamannya di Desa Beringin Jaya, Kecamatan Kikim Selatan, untuk mendapatkan keterangan secara langsung terkait kronologi kejadian.


    Kepada awak media, Wina menceritakan bahwa kejadian bermula pada Jumat sore sekitar pukul 17.30 WIB. Saat itu, Kepala Dusun (Kadus) 02, Joko, mendatangi rumahnya dan menyampaikan agar Wina datang ke kediaman Kepala Desa Beringin Jaya untuk melakukan foto sebagai bagian dari proses pengambilan bantuan beras.


    Setelah menerima informasi tersebut, sekitar selepas Magrib Wina kemudian mendatangi rumah Kepala Desa Beringin Jaya, Darwis. Menurut Wina, saat tiba di lokasi terdapat sejumlah warga lainnya yang juga berada di rumah kepala desa dengan tujuan yang sama.


    Namun, Wina mengaku kedatangannya justru mendapat perlakuan yang tidak menyenangkan.


    “Bukan disambut dengan baik, malah saya diusir secara kasar dengan nada tinggi oleh istri kepala desa. Bahkan saya hampir dipukul menggunakan sapu,” ujar Wina saat ditemui awak media.


    Wina juga menyebut bahwa Kepala Desa Darwis berada di lokasi ketika peristiwa tersebut terjadi. Namun, menurut keterangannya, kepala desa hanya diam dan tidak melakukan tindakan maupun menyampaikan perkataan untuk menghentikan kejadian tersebut.


    “Saat kejadian kepala desa ada di sana. Tetapi beliau hanya diam, tidak berbuat apa-apa dan tidak mengatakan satu kata pun,” ungkapnya.


    Atas kejadian tersebut, Wina mengaku telah membuat laporan kepada pihak kepolisian di Polsek Kikim Selatan. Ia berharap laporan tersebut dapat ditindaklanjuti secara profesional dan seluruh pihak yang berkaitan dengan kejadian tersebut dimintai keterangan.


    Wina juga menyampaikan harapannya kepada Presiden Prabowo Subianto, Bupati Lahat, anggota DPR RI, Kapolres Lahat, serta Kapolsek Kikim Selatan agar dapat memberikan perhatian terhadap persoalan yang dialaminya.


    “Saya hanya meminta keadilan seadil-adilnya dan berharap persoalan ini dapat diusut sampai tuntas. Saya sudah memberikan laporan kepada polisi di Polsek Kikim Selatan,” katanya.


    Peristiwa tersebut kini menjadi perhatian karena menyangkut dugaan perlakuan tidak menyenangkan terhadap seorang warga di lingkungan pemerintahan desa. Terlebih, kejadian tersebut disebut berlangsung di kediaman kepala desa dan melibatkan istri kepala desa.


    Meski demikian, seluruh tuduhan dan keterangan mengenai dugaan pengusiran serta ancaman menggunakan sapu tersebut masih merupakan keterangan dari pihak Wina dan perlu dikonfirmasi kepada Kepala Desa Darwis, Rusmita, Kepala Dusun 02 Joko, serta pihak kepolisian yang menerima laporan untuk memperoleh informasi yang berimbang.


    Publik juga menunggu langkah aparat kepolisian dalam menindaklanjuti laporan tersebut dan memastikan fakta sebenarnya di balik peristiwa yang kini menjadi perhatian warga Desa Beringin Jaya.


    (Gunawan S)

    Komentar

    Tampilkan