Pembangunan menara pantau ini merupakan langkah strategis Pemerintah Kabupaten Lampung Timur dalam memperkuat sistem pengawasan kawasan konservasi.
Kehadiran menara pantau diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan dini terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan, serta menjadi sarana pemantauan efektif untuk mencegah konflik antara satwa liar, khususnya gajah, dengan masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan hutan.
Selain meninjau pembangunan menara pantau, Bupati juga memeriksa langsung kondisi lahan yang terdampak kebakaran, memastikan upaya pemulihan berjalan dengan baik dan lingkungan tetap terjaga kelestariannya.
Pemerintah Kabupaten Lampung Timur menegaskan bahwa pelestarian alam dan keanekaragaman hayati merupakan tanggung jawab bersama.
Sinergi antara pemerintah daerah, pengelola kawasan, dan masyarakat sekitar menjadi kunci utama dalam menjaga keseimbangan ekosistem.
Mari kita jaga bersama kelestarian alam dan keanekaragaman hayati demi masa depan yang lebih baik dan berkelanjutan di Lampung Timur.
(Imn)


%20Narkotika%20Kelas%20IIA%20Muara%20Beliti%20di%20Kabupaten%20Musi%20Rawas.jpg)









