• Jelajahi

    Copyright © Metronewstv.co.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Oku

    Empat Lawang

    Sports

    Hari Kesaktian Pancasila 2026, Momentum Menguatkan Nilai Persatuan dan Keadilan

    Thursday, October 1, 2026, 09:32 WIB Last Updated 2026-10-02T04:03:54Z

    KALBAR - Bangsa Indonesia memperingati Hari Kesaktian Pancasila setiap 1 Oktober sebagai momentum untuk mengenang perjalanan sejarah bangsa sekaligus memperkuat komitmen terhadap nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Pada 2026, pemerintah kembali menyelenggarakan upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta, pada Kamis (1/10/2026). 


    Peringatan Hari Kesaktian Pancasila tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan. Momentum tersebut juga menjadi kesempatan untuk merefleksikan pentingnya menjaga persatuan, menghormati sejarah, serta mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.


    Tanggal 1 Oktober ditetapkan sebagai Hari Kesaktian Pancasila melalui Keputusan Presiden Nomor 153 Tahun 1967 tentang Penetapan Tanggal 1 Oktober sebagai Hari Kesaktian Pancasila. Keppres tersebut ditetapkan pada 27 September 1967 dan masih berstatus berlaku. 


    Peringatan ini berkaitan erat dengan peristiwa Gerakan 30 September 1965 yang menimbulkan korban jiwa di kalangan perwira TNI Angkatan Darat. Sejumlah perwira gugur dalam rangkaian peristiwa tersebut dan kemudian dikenang sebagai Pahlawan Revolusi.


    Peristiwa 1965 menjadi bagian penting dalam perjalanan sejarah Indonesia. Namun, berbagai aspek mengenai peristiwa tersebut, termasuk latar belakang, pelaku, dan rangkaian kejadiannya, telah menjadi objek kajian sejarah dengan beragam perspektif.


    Karena itu, peringatan Hari Kesaktian Pancasila dapat ditempatkan sebagai momentum untuk mengenang korban, mempelajari sejarah secara bertanggung jawab, serta memperkuat komitmen terhadap Pancasila sebagai dasar negara.


    Nilai Pancasila tidak berhenti pada hafalan lima sila. Implementasinya dapat tercermin melalui penghormatan terhadap kebebasan beragama, kemanusiaan, persatuan, musyawarah, serta keadilan sosial.


    Dalam kehidupan masyarakat, nilai keadilan antara lain dapat diwujudkan melalui penghormatan terhadap hak setiap warga negara, pelayanan publik yang adil, serta penyelesaian persoalan berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku.


    Begitu pula dalam menghadapi perbedaan. Keberagaman suku, agama, budaya, bahasa, dan daerah merupakan bagian dari kehidupan bangsa Indonesia yang membutuhkan sikap saling menghormati dan menjaga persatuan.



    Bagi generasi muda, pengamalan Pancasila juga menghadapi tantangan baru di tengah perkembangan teknologi dan media sosial.


    Arus informasi yang cepat menuntut masyarakat, khususnya generasi muda, memiliki kemampuan untuk memeriksa informasi sebelum mempercayai dan menyebarkannya.


    Penyebaran hoaks, ujaran kebencian, provokasi berbasis identitas, serta berbagai bentuk perpecahan di ruang digital menjadi tantangan yang perlu dihadapi melalui literasi digital dan sikap bertanggung jawab.


    Generasi muda juga memiliki peran dalam menjaga kehidupan demokratis dengan menyampaikan pendapat secara bertanggung jawab, menghormati perbedaan, serta menggunakan media sosial untuk kegiatan yang positif dan edukatif.


    Hari Kesaktian Pancasila hendaknya tidak berhenti pada upacara dan slogan. Nilai-nilai Pancasila perlu diwujudkan melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.


    Semangat tersebut dapat dimulai dari hal sederhana, seperti menghormati sesama, membantu masyarakat yang membutuhkan, menaati hukum, menjaga lingkungan, menolak kekerasan, serta memperlakukan setiap warga secara adil.


    Pancasila juga perlu hadir dalam pelayanan publik. Institusi negara dan masyarakat memiliki tanggung jawab masing-masing untuk menjaga agar nilai kemanusiaan, persatuan, musyawarah, dan keadilan sosial tidak hanya menjadi semboyan.


    Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026 menjadi pengingat bahwa menjaga Pancasila bukan hanya tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab seluruh elemen bangsa.


    Dengan memahami sejarah dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan nyata, generasi muda diharapkan tidak hanya mengenal Pancasila sebagai dasar negara, tetapi juga mampu menjadikannya pedoman dalam menghadapi berbagai tantangan zaman.


    Selamat Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2026.
    “Pancasila dalam tindakan, persatuan dalam kehidupan.”


    (DEDE BLACK)
    Komentar

    Tampilkan