• Jelajahi

    Copyright © Metronewstv.co.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Sports

    Sekda Kabupaten Nias Ikuti Deklarasi Polisi dan Masyarakat Sumut Tolak Narkoba

    Metronewstv.co.id
    Saturday, October 24, 2026, 09:51 WIB Last Updated 2026-10-24T02:51:08Z

    KABUPATEN NIAS – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Nias, Samson P. Zai, S.H., M.H., mengikuti secara daring kegiatan Press Release dan Deklarasi Polisi Bersama Masyarakat Sumatera Utara Tolak Narkoba yang diselenggarakan Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) pada Jumat (23/10/2026). Kegiatan tersebut diikuti dari Aula Graha Sanika Satyawada, Polres Nias, sebagai bentuk komitmen bersama aparat penegak hukum, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam memberantas peredaran gelap narkotika di Sumatera Utara.


    Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam mencegah dan memberantas penyalahgunaan serta peredaran gelap narkoba. Melalui deklarasi tersebut, seluruh elemen diharapkan mengambil peran aktif dalam menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan terbebas dari ancaman narkotika, khususnya bagi generasi muda.


    Kegiatan tersebut turut diikuti secara daring oleh Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Gubernur Sumatera Utara, Ketua DPRD Provinsi Sumatera Utara, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Sumatera Utara, Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Sekretaris Utama Badan Narkotika Nasional (BNN) RI, serta unsur Forkopimda kabupaten/kota se-Sumatera Utara.


    Sementara itu, secara langsung hadir para kepala daerah se-Kepulauan Nias, unsur pimpinan DPRD se-Kepulauan Nias, unsur Forkopimda, Kepala Bagian Hukum Setda Kabupaten Nias, pimpinan instansi vertikal, perwakilan BUMN/BUMD, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, kepala sekolah, Karang Taruna Gunungsitoli, organisasi keagamaan, mahasiswa, serta siswa SMA/SMK.


    Pelaksanaan kegiatan ini juga dilatarbelakangi keberhasilan aparat gabungan mengungkap dugaan penyelundupan narkotika jenis ketamine seberat 1,16 ton di Perairan Selat Malaka. Dalam pengungkapan tersebut, petugas mengamankan delapan tersangka, terdiri atas tujuh warga negara Indonesia (WNI) dan satu warga negara asing (WNA).


    Pengungkapan kasus tersebut merupakan hasil kerja sama Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Polair Baharkam Polri, BNN, Bea dan Cukai, serta Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI. Dalam operasi itu, kapal MT Global 168 berhasil dicegat di Perairan Selat Malaka, kemudian ditarik dan dikawal oleh kapal patroli Polair dan Bea Cukai hingga bersandar di Dermaga Terminal Penumpang Bandar Deli, Pelabuhan Belawan, Sumatera Utara, untuk menjalani proses penanganan lebih lanjut.


    Dalam sambutannya, Gubernur Sumatera Utara, M. Bobby Afif Nasution, S.E., M.M., menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim gabungan atas keberhasilan mengungkap penyelundupan narkotika dalam jumlah besar tersebut. Ia turut menyoroti kerawanan peredaran narkoba di wilayah Belawan dan menekankan pentingnya upaya pemberantasan yang dilakukan secara konsisten melalui kolaborasi seluruh elemen.


    Gubernur menegaskan bahwa tindakan tegas dan penegakan hukum yang konsisten diperlukan untuk menekan peredaran narkotika. Dukungan masyarakat juga dinilai penting agar upaya pencegahan berjalan efektif dan ancaman narkoba tidak semakin merusak kehidupan sosial, terutama masa depan generasi muda.


    Senada dengan hal tersebut, Kapolri, Komjen. Pol. Dr. (HC). Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si., mengapresiasi keberhasilan aparat gabungan dalam mengungkap kasus penyelundupan tersebut. Menurutnya, pengungkapan itu menunjukkan kehadiran negara dalam melindungi masyarakat dari ancaman kejahatan narkotika yang terorganisasi dan bersifat lintas negara.


    Kapolri juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu, meningkatkan kewaspadaan, serta berperan aktif dalam mencegah dan memberantas peredaran narkoba. Ia menegaskan bahwa tidak boleh ada ruang bagi pelaku kejahatan narkotika yang mengancam keselamatan masyarakat dan merusak masa depan generasi bangsa.


    Rangkaian kegiatan ditutup dengan Deklarasi Polisi Bersama Masyarakat Sumatera Utara Berkomitmen Menolak Narkoba yang dilaksanakan secara serentak dan dipimpin Kapolri. Kegiatan tersebut dilanjutkan dengan penandatanganan pakta integritas sebagai wujud komitmen bersama dalam mendukung pemberantasan narkotika, kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama.


    Melalui kegiatan ini, sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan semakin kuat. Komitmen tersebut diharapkan tidak berhenti pada deklarasi semata, tetapi diwujudkan melalui tindakan nyata, peningkatan kewaspadaan, edukasi, serta pelaporan kepada pihak berwenang terhadap dugaan peredaran narkoba di lingkungan masing-masing.


    (Niaskab.go.id/Pidar)

    Komentar

    Tampilkan