• Jelajahi

    Copyright © Metronewstv.co.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Sports

    Usulan Bupati Bireuen Disetujui Kemendagri, Lima Unit Ekskavator Dikerahkan untuk Penanganan Banjir

    Saturday, October 17, 2026, 00:01 WIB Last Updated 2026-10-16T17:01:21Z

    BIREUEN – Upaya mempercepat penanganan dampak banjir di Kabupaten Bireuen mendapat dukungan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Sebanyak lima unit alat berat berupa ekskavator diserahkan dengan skema pinjam pakai kepada Pemerintah Kabupaten Bireuen untuk mendukung normalisasi sungai serta pembersihan lumpur yang mengendap di kawasan pertanian dan tambak.


    Bantuan tersebut merupakan tindak lanjut atas usulan Bupati Bireuen, Ir. Mukhlis, S.T., kepada Kemendagri guna memperkuat upaya penanganan banjir di sejumlah wilayah yang terdampak.


    Penandatanganan Berita Acara Serah Terima Pinjam Pakai lima unit alat berat tersebut berlangsung di Pendopo Bupati Bireuen, Kamis (15/10/2026). Bupati Bireuen, Ir. Mukhlis, S.T., menerima dan menandatangani berita acara tersebut dengan dukungan serta pendampingan dari Wakil Bupati Bireuen, Ir. Razuardi, S.T., M.T.


    Bantuan ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam mempercepat pemulihan wilayah terdampak banjir, khususnya pada kawasan yang membutuhkan pengerukan sungai, pembersihan endapan lumpur, serta pemulihan lahan pertanian dan tambak masyarakat.


    Lima Ekskavator, Dua Jenis Alat Berat

    Adapun lima unit alat berat yang diserahterimakan terdiri atas dua unit ekskavator jenis long arm dan tiga unit ekskavator biasa tipe PC 200. Seluruh alat berat tersebut diserahkan dalam kondisi baik dan lengkap.


    Berita acara serah terima ditandatangani oleh Kepala Biro Umum selaku Kuasa Pengguna Barang Sekretariat Jenderal Kemendagri, Dr. Asmawa, A.P., M.Si., sebagai pihak pertama, dan Bupati Bireuen, Ir. Mukhlis, S.T., sebagai pihak kedua.


    Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Bireuen, Sekretaris BPBD Kabupaten Bireuen, Camat Simpang Mamplam, Camat Peusangan Siblah Krueng, serta tim Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Kemendagri.


    Ditempatkan di Dua Wilayah Prioritas

    Untuk mendukung efektivitas pekerjaan di lapangan, lima unit ekskavator tersebut akan ditempatkan di dua wilayah yang telah ditentukan.


    Sebanyak dua unit ekskavator long arm dan dua unit ekskavator biasa akan dioperasikan di kawasan Pante Karya, Kecamatan Peusangan Siblah Krueng. Sementara itu, satu unit ekskavator biasa akan ditempatkan di Gampong Rheum Barat, Kecamatan Simpang Mamplam.


    Penempatan alat berat tersebut diharapkan dapat mempercepat pengerjaan di lokasi prioritas, terutama untuk membersihkan endapan lumpur dan mendukung normalisasi saluran air yang berperan penting dalam mengurangi risiko genangan serta banjir.


    Tim Satgas PRR Kemendagri, Putu W. A.A. Pratama dari Biro Umum Sekretariat Jenderal Kemendagri, menyampaikan bahwa tiga unit ekskavator telah tiba di lokasi. Adapun dua unit lainnya masih dalam perjalanan dan diperkirakan tiba pada sore hingga malam hari akibat keterlambatan keberangkatan dari lokasi asal.

    Operasional Diatur agar Pekerjaan Berjalan Optimal


    Dalam arahannya, Bupati Bireuen menekankan pentingnya pengaturan operasional alat berat secara terstruktur agar pekerjaan di lapangan berjalan efektif, terkoordinasi, dan tepat sasaran.


    Pengaturan tersebut meliputi jam kerja, ketersediaan bahan bakar, konsumsi operator, serta sistem penjagaan alat berat. Pemerintah juga merencanakan penempatan tiga personel yang saling terhubung dalam koordinasi pekerjaan, termasuk satu personel yang bersiaga di lapangan.


    Pekerjaan dengan sistem sif malam direncanakan berlangsung efektif selama kurang lebih satu bulan. Fokus utama kegiatan adalah membersihkan endapan lumpur yang menghambat aliran air dan mengganggu aktivitas masyarakat di wilayah terdampak.


    Pelaksanaan pekerjaan dijadwalkan mulai efektif pada Sabtu, setelah seluruh kebutuhan operasional dan kesiapan alat berat dipastikan.


    Menurut arahan tersebut, pengaturan waktu kerja, kesiapan personel, dan dukungan logistik menjadi bagian penting agar penggunaan lima unit ekskavator dapat memberikan hasil maksimal bagi masyarakat.


    Bupati Sampaikan Terima Kasih kepada Kemendagri, Atas dukungan tersebut, Bupati Bireuen menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kementerian Dalam Negeri yang telah menindaklanjuti usulan Pemerintah Kabupaten Bireuen melalui penyediaan lima unit alat berat dengan skema pinjam pakai.


    Dukungan ini diharapkan dapat memperkuat langkah pemerintah daerah dalam mempercepat penanganan dampak banjir, memulihkan kawasan pertanian dan tambak, serta membantu masyarakat kembali menjalankan aktivitasnya.


    Bagi masyarakat yang terdampak banjir, pengerukan sungai dan pembersihan endapan lumpur bukan sekadar pekerjaan menggunakan alat berat. Lebih dari itu, upaya tersebut merupakan bagian dari ikhtiar memulihkan kehidupan, menjaga sumber penghidupan, dan mengurangi ancaman banjir yang dapat kembali mengganggu aktivitas warga.


    Sebab, pemulihan pascabanjir tidak cukup hanya dengan memperbaiki apa yang telah rusak, tetapi juga harus disertai langkah nyata untuk mengurangi risiko bencana di masa mendatang.


    Dengan dukungan Kemendagri dan koordinasi seluruh pihak terkait, Pemerintah Kabupaten Bireuen diharapkan dapat mengoptimalkan pemanfaatan lima unit ekskavator tersebut demi mempercepat pemulihan wilayah terdampak dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.


    (  Hendra)

    Komentar

    Tampilkan