Salah satu upaya yang dilakukan WVI pada tahun ini adalah meningkatkan kapasitas kader Posyandu dan tenaga kesehatan melalui kegiatan Peningkatan Kapasitas Integrasi Layanan Primer (ILP) bagi kader Posyandu dan tenaga kesehatan.
Kegiatan tersebut resmi ditutup di Aula Susteran Betun, Kabupaten Malaka, Kamis (22/10/2026), setelah berlangsung selama tiga hari sejak Selasa (20/10/2026).
Manajer WVI Area Development Timor–Perbatasan Kabupaten Malaka dan Belu, Rikardus Wawo, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan memperkuat pelayanan kesehatan primer melalui peningkatan kapasitas kader Posyandu dan tenaga kesehatan yang bertugas mendampingi masyarakat di desa.
“Hari ini yang kita lakukan adalah program kesehatan yang berhubungan dengan layanan primer di Posyandu. Yang kita latih ini kader-kader Posyandu, nakes di Puskesmas dan desa yang akan mendampingi kader Posyandu. Yang melatih ini dari teman-teman Dinkes,” ujar Rikardus usai penutupan kegiatan.
Menurutnya, keterlibatan tenaga kesehatan dari Dinas Kesehatan menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan kegiatan, sehingga materi dan keterampilan yang diperoleh peserta dapat diterapkan dalam pelayanan Posyandu di desa masing-masing.
Terkait pembiayaan, Rikardus menjelaskan bahwa seluruh kebutuhan akomodasi kegiatan ditanggung oleh WVI, sedangkan Pemerintah Kabupaten Malaka melalui Dinas Kesehatan memberikan dukungan berupa sumber daya manusia.
Ke depan, WVI berharap dapat memperkuat kerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Malaka agar pelaksanaan program semakin terintegrasi dan memberikan manfaat bagi anak-anak di wilayah dampingan.
“Mungkin ke depan kita akan sharing dengan Dinkes Malaka untuk sama-sama meningkatkan kesejahteraan anak,” jelasnya.
Rikardus juga berharap para kader Posyandu yang telah mengikuti pelatihan dapat menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Dengan demikian, pelayanan kesehatan di tingkat desa diharapkan semakin optimal, terutama dalam mendukung tumbuh kembang anak serta meningkatkan kualitas kesehatan dan kesejahteraan anak di Kabupaten Malaka, khususnya pada 15 desa dampingan WVI.
Melalui program kesehatan, pendidikan, dan perlindungan anak, WVI berkomitmen mendukung upaya peningkatan kesejahteraan anak di wilayah perbatasan Kabupaten Belu dan Malaka melalui pendampingan serta kolaborasi dengan para pemangku kepentingan setempat.
(Fabianus Bria)


%20Narkotika%20Kelas%20IIA%20Muara%20Beliti%20di%20Kabupaten%20Musi%20Rawas.jpg)









