KABUPATEN NIAS – Bupati Nias, Ya’atulo Gulo, S.E., S.H., M.Si., secara resmi membuka kegiatan Uji Kompetensi Pejabat Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nias Tahun 2026, Kamis (5/11/2026), bertempat di Aula Duria Balaki Lounge Lantai II Kantor Bupati Nias. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 5–6 November 2026, tersebut diikuti 20 pejabat JPT Pratama yang telah menduduki jabatan lebih dari dua tahun, sebagai upaya mengevaluasi kinerja sekaligus memastikan kesesuaian kompetensi, kualifikasi, dan rekam jejak pejabat dengan kebutuhan organisasi pemerintahan.
Kegiatan tersebut dihadiri Panitia Seleksi (Pansel) Uji Kompetensi JPT Pratama Kabupaten Nias Tahun 2026, Sekretaris Daerah Kabupaten Nias, Staf Ahli Bupati, para Asisten Sekda, serta kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nias.
Dalam laporannya, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Nias, Efori Telaumbanua, S.T., M.Si., menjelaskan bahwa pelaksanaan uji kompetensi bertujuan mengevaluasi kinerja para pejabat sekaligus mencocokkan kompetensi, kualifikasi, dan rekam jejak dengan jabatan yang sedang maupun yang akan diemban.
Menurutnya, melalui proses tersebut, penempatan pejabat diharapkan dapat dilakukan secara tepat berdasarkan kapasitas individu dan kebutuhan organisasi, sehingga mampu mendorong peningkatan kinerja perangkat daerah.Adapun Panitia Seleksi Uji Kompetensi JPT Pratama Kabupaten Nias Tahun 2026 diketuai Dr. Sorni Paskah Daeli, M.Si., selaku Staf Ahli Bidang Ketahanan Sosial, Ekologi, dan Budaya pada Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI.
Sementara itu, Sekretaris Pansel dijabat Prof. Dr. Yeni Absah, S.E., M.Si., Guru Besar Universitas Sumatera Utara (USU). Adapun anggota terdiri atas Dr. Tuhoni Telaumbanua, M.Si., akademisi sekaligus Asesor Nasional; Sulaiman Harahap, S.H., M.S.P., CGCAE, Inspektur Daerah Provinsi Sumatera Utara; serta Dr. Muhammad Suib, S.Pd., M.M., Asisten Administrasi Umum Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Dua anggota Pansel dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mengikuti kegiatan secara daring.
Dalam arahannya, Bupati Nias menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh anggota Pansel, baik yang hadir secara langsung maupun mengikuti kegiatan secara daring, atas kesediaannya berpartisipasi dalam proses uji kompetensi tersebut.
Bupati meminta seluruh peserta yang mengikuti uji kompetensi atau job fit agar memaparkan secara jelas, ringkas, dan sistematis berbagai program serta kinerja yang telah dilaksanakan selama menjabat. Pemaparan tersebut mencakup capaian, prestasi, hingga dampak nyata terhadap peningkatan kinerja dan kualitas pelayanan pada perangkat daerah masing-masing.
Selain itu, peserta juga diminta menyampaikan secara terbuka apabila masih terdapat target kinerja yang belum tercapai, termasuk menjelaskan langkah-langkah strategis yang akan dilakukan apabila kembali diberikan kepercayaan untuk mengemban jabatan JPT Pratama.
Bupati menegaskan bahwa hasil uji kompetensi akan menjadi salah satu bahan pertimbangan penting dalam pengambilan kebijakan terkait penataan dan penetapan jabatan selanjutnya. Aspirasi maupun preferensi karier yang disampaikan peserta tidak menjadi dasar penentuan secara mutlak, tetapi tetap menjadi bahan pemetaan yang akan disesuaikan dengan hasil job fit serta kebutuhan organisasi.
Ia juga menjelaskan bahwa penilaian akhir peserta merupakan akumulasi dari sejumlah aspek, meliputi penilaian rekam jejak, penulisan makalah, dan wawancara. Oleh karena itu, seluruh tahapan harus dilaksanakan secara menyeluruh agar menghasilkan penilaian yang objektif dan dapat dipertanggungjawabkan.
Mengakhiri arahannya, Bupati Nias berpesan kepada Panitia Seleksi agar menjalankan seluruh tahapan penilaian secara profesional, objektif, dan komprehensif. Sementara kepada para peserta, ia berharap kesempatan tersebut dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya melalui penyampaian capaian kinerja berdasarkan fakta dan data yang dapat dipertanggungjawabkan, sekaligus mengungkapkan aspirasi serta rencana pengembangan karier ke depan secara terbuka.
Melalui pelaksanaan uji kompetensi ini, Pemerintah Kabupaten Nias berharap penataan Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama dapat berjalan sesuai dengan kompetensi, kapasitas, integritas, serta kebutuhan organisasi. Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat tata kelola pemerintahan, meningkatkan profesionalisme aparatur sipil negara (ASN), serta mendorong peningkatan kinerja dan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat Kabupaten Nias.
(Niaskab.go.id/Pidar)





%20Narkotika%20Kelas%20IIA%20Muara%20Beliti%20di%20Kabupaten%20Musi%20Rawas.jpg)








