-->
  • Jelajahi

    Copyright © Metronewstv.co.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Kabupaten Banyuasin

    Sports

    Ciptakan Jalanan Nyaman, Satlantas Pekalongan Masifkan Sosialisasi Visual Operasi Keselamatan

    Wednesday, February 4, 2026, 16:43 WIB Last Updated 2026-02-04T09:43:03Z

    PEKALONGAN - Ada pemandangan berbeda di Jalan Raya Karanganyar, Kabupaten Pekalongan, hari ini. Sejumlah spanduk dan banner berukuran besar tampak terpasang di titik-titik strategis. Rupanya, Satlantas Polres Pekalongan tengah "mencuri" perhatian pengendara lewat sosialisasi masif Operasi Keselamatan Candi 2026.


    Langkah ini dilakukan agar masyarakat tidak kaget dan semakin tertib berlalu lintas. Pemasangan banner ini bukan sekadar formalitas, melainkan panduan visual bagi pengguna jalan mengenai aturan dan durasi operasi yang tengah berlangsung.


    Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf, S.I.K., M.Si melalui Kasat Lantas AKP Rony Hidayat, S.H., M.H., menjelaskan bahwa pemasangan atribut sosialisasi di Jalan Raya Karanganyar ini merupakan bagian dari upaya preemtif kepolisian agar pesan operasi sampai langsung ke masyarakat di jalanan.


    "Kami sengaja memasang banner sosialisasi ini di titik-titik keramaian dan jalur utama seperti Jalan Raya Karanganyar. Isinya jelas, mengenai waktu pelaksanaan Operasi Keselamatan Candi 2026 dan poin-poin sasaran prioritas kami," ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (04/02/2026).


    AKP Rony menegaskan, tujuan utama dari pemasangan banner dan pelaksanaan operasi ini adalah untuk menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas). Hal ini dirasa sangat krusial sebagai "pemanasan" sebelum memasuki Ops Ketupat nanti.


    "Target kami adalah terwujudnya Kamseltibcarlantas yang aman dan nyaman. Ini juga merupakan langkah cipta kondisi menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2026 atau momen Idul Fitri mendatang. Kita ingin warga Pekalongan sudah terbiasa tertib dari sekarang," tambahnya.


    Banner yang dipasang tersebut mencantumkan informasi bahwa Operasi Keselamatan Candi 2026 berlangsung selama 14 hari, mulai dari tanggal 2 hingga 15 Februari 2026. Petugas berharap, dengan melihat banner tersebut setiap hari, kesadaran pengendara akan tumbuh secara alami tanpa harus menunggu tindakan tilang.


    "Kami ingin pendekatan yang lebih edukatif. Dengan banner ini, pengendara diingatkan untuk selalu melengkapi surat-surat, memakai helm SNI, dan tidak melanggar aturan. Jangan sampai niat perjalanan anda terhambat karena kelalaian sendiri," pungkas AKP Rony.


    Langkah pemasangan ini mendapatkan sambutan positif dari warga. Melalui banner ini, bisa memberikan informasi bagi mereka, terutama bagi pengguna jalan yang jarang memantau berita di media sosial terkait pelaksanaan Ops Keselamatan. 


    (Riki)

    Komentar

    Tampilkan