-->
  • Jelajahi

    Copyright © Metronewstv.co.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Banyuasin

    Sports

    Polsek Sragi Bergerak Cepat Tangani Tawuran Berdarah di Sumublor, Pelajar 15 Tahun Jadi Korban

    Metronewstv.co.id
    Monday, February 23, 2026, 18:31 WIB Last Updated 2026-02-23T11:31:00Z

    PEKALONGAN – Aksi tawuran antar kelompok pemuda dan anak-anak kembali terjadi di wilayah Kabupaten Pekalongan. Seorang pelajar berusia 15 tahun mengalami luka akibat sabetan senjata tajam dalam peristiwa yang terjadi di Jalan Desa Tegalsuruh–Bulaksari (jalan Sogo), ikut wilayah Desa Sumublor, Kecamatan Sragi, Minggu (22/2/2026) dini hari.


    Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad  Yusuf, S.I.K., M.Si melalui Kasubsi Penmas Sihumas Polres Pekalongan, Ipda Warsito, S.H., membenarkan adanya peristiwa tersebut.


    “Pada hari Minggu tanggal 22 Februari 2026 sekitar pukul 02.00 wib, Polsek Sragi Polres Pekalongan telah menerima laporan peristiwa perkelahian atau tawuran antar kelompok pemuda dan anak-anak yang menimbulkan korban luka. Kejadian terjadi di Jalan Desa Tegalsuruh–Bulaksari, wilayah Desa Sumublor, Kecamatan Sragi, Kabupaten Pekalongan,” jelas Ipda Warsito dalam keterangannya.


    Berdasarkan keterangan yang berhasil dihimpun, tawuran bermula sekitar pukul 01.30 wib. Korban berinisial ABK (15), bersama teman-temannya berkumpul dan merencanakan aksi tawuran perang sarung dengan kelompok lain. Kedua kelompok sebelumnya telah berjanji bertemu di lokasi kejadian.


    Sesampainya di lokasi, kelompok korban menunggu kedatangan lawan. Tak lama kemudian, sekitar 20 orang dari kelompok lawan datang mengendarai sepeda motor. Mereka diduga membawa senjata tajam jenis parang, arit, dan clurit.


    Bentrok pun tak terhindarkan. Dalam peristiwa itu, kelompok korban terdesak dan banyak yang melarikan diri. Korban mengalami luka akibat sabetan senjata tajam yang diduga dilakukan salah satu lawannya.


    “Korban mengalami luka robek di bagian belakang kepala dan punggung akibat senjata tajam. Korban sempat melarikan diri dan kemudian ditolong warga sekitar sebelum dibawa berobat ke RSUD Kraton untuk mendapatkan penanganan medis,” tambah Ipda Warsito.


    Polisi turut mengamankan barang bukti berupa satu potong kaos warna merah dan satu celana pendek boxer warna krem yang terdapat bercak darah.


    Dua orang teridentifikasi sebagai terduga pelaku, yakni AR (25), warga Desa Bulakpelem, Sragi, dan ATA (19), warga Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Pemalang. Keduanya diduga terlibat dalam aksi tawuran tersebut.


    Saat ini, kasus masih dalam penanganan pihak kepolisian. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan guna mendalami peran masing-masing pihak serta asal-usul senjata tajam yang digunakan.


    Atas kejadian tersebut, pihak Kepolisian mengimbau para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak, khususnya pada malam hingga dini hari, guna mencegah kejadian serupa terulang kembali. 


    (Riki)

    Komentar

    Tampilkan