Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Komdigi melalui Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (Bakti) atas dukungan penyediaan akses internet bagi sekolah-sekolah yang sebelumnya belum memiliki koneksi jaringan.
“Terima kasih atas bantuan internet yang telah dimanfaatkan oleh sekolah-sekolah yang sebelumnya belum memiliki akses. Kehadiran jaringan ini sangat membantu proses belajar mengajar, khususnya dalam pembelajaran yang memanfaatkan teknologi informasi,” ujar Bupati.
Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan harapan agar Kementerian Komdigi dapat memperluas dukungan jaringan internet Bakti ke wilayah-wilayah lain di Tapanuli Utara yang hingga saat ini masih belum memiliki akses internet.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara, kami memohon agar ke depan dapat dilakukan penambahan dukungan program Bakti Komdigi bagi daerah-daerah yang belum memiliki akses internet. Besar harapan kami kerja sama dengan Komdigi dan seluruh pihak terkait semakin erat demi kesejahteraan masyarakat Tapanuli Utara,” tambah Bupati.
Sementara itu, Kepala Sekolah SMP Negeri 6 Garoga, Lambok Dongoran, dalam testimoninya menyampaikan bahwa layanan internet Bakti sangat membantu kegiatan belajar mengajar di sekolahnya.
“Bakti Komdigi sangat bermanfaat bagi sekolah kami karena kami dapat memanfaatkan berbagai perangkat pembelajaran berbasis internet. Kami berharap koneksi ini tetap stabil, terutama saat pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA), sehingga siswa tidak perlu lagi pergi ke Garoga yang merupakan ibu kota kecamatan untuk mengikuti ujian,” ungkapnya.
Dirut Bakti Komdigi Fadhilah Mathar menjelaskan bahwa saat ini terdapat 44 titik layanan Bakti Kominfo di wilayah Kabupaten Tapanuli Utara yang tersebar di sejumlah sekolah dasar, sekolah menengah pertama, serta kantor desa.
“Layanan Bakti Komdigi merupakan upaya pemerintah untuk memastikan masyarakat Indonesia memperoleh akses internet dan layanan digital secara merata,” jelasnya.
(edys lumbantoruan)





