-->
  • Jelajahi

    Copyright © Metronewstv.co.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Empat Lawang

    Banyuasin

    Sports

    Polres Tapanuli utara masih dalami pengakuan tersangka atas lolosnya pengiriman sabu 4 kali dari bandara Silangit

    Saturday, March 28, 2026, 12:58 WIB Last Updated 2026-03-28T05:58:27Z

    TAPUT--Kapolres Tapanuli Utara, AKBP Ernis Sitinjak, melalui Kabag Humas Polres Taput, Walpon Barimbingbing, menanggapi pengakuan tersangka terkait dugaan lolosnya pengiriman narkotika jenis sabu melalui Bandara Internasional Sisingamangaraja XII Silangit hingga empat kali.


    Saat dikonfirmasi media pada 27 Maret 2026, Walpon menegaskan bahwa pihak kepolisian saat ini masih melakukan pendalaman terhadap keterangan tersebut.

    “Kebenaran keterangan tersangka itu masih kita dalami, apakah benar atau tidak,” ujarnya.


    Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa kepolisian akan terus memperkuat pengawasan guna mencegah peredaran narkoba, khususnya di wilayah Tapanuli Utara.


    “Langkah yang dilakukan, kami meningkatkan pengawasan di luar area bandara serta menjalin kerja sama dan koordinasi dengan pihak bandara agar pengawasan lebih intensif,” tambahnya.


    Sorotan terhadap pengamanan Bandara Silangit semakin menguat, mengingat pada 13 Maret 2026 sebelumnya sempat terjadi upaya pengiriman narkoba, namun pelaku berhasil melarikan diri dan hingga kini dikabarkan masih buron. Tidak berselang lama, pada 19 Maret 2026, kembali terjadi kasus serupa.


    Dari rangkaian kejadian tersebut, pengawasan dinilai perlu mendapat perhatian serius. Kondisi ini memunculkan kekhawatiran di tengah masyarakat, bahkan tidak sedikit yang mulai mempertanyakan efektivitas sistem pengamanan yang berjalan selama ini.


    Masyarakat Tapanuli Utara juga berharap adanya langkah tegas dan campur tangan dari jajaran Polda Sumatera Utara untuk memperketat pengawasan, khususnya di Bandara Sisingamangaraja XII Silangit, guna benar-benar mengunci peredaran narkoba di wilayah tersebut.


    Sejumlah kalangan menilai, berulangnya kejadian ini wajar menimbulkan kecurigaan publik yang meminta agar dilakukan evaluasi menyeluruh, termasuk penelusuran kemungkinan adanya oknum yang terlibat. Namun demikian, hal ini diharapkan dapat dibuktikan melalui proses penyelidikan yang objektif dan transparan oleh aparat penegak hukum.


    Di sisi lain, pihak media mengaku mengalami kesulitan dalam memperoleh klarifikasi resmi dari Humas Bandara Internasional Sisingamangaraja XII Silangit. Beberapa kali upaya konfirmasi yang dilakukan belum mendapatkan tanggapan yang memadai.

    Bahkan beberapa media mengakui ketidak responan Humas bandara silangit  MP memberikan klarifikasi  yang diminta media , kondisi tersebut menjadi salah satu dugaan banyaknya yang di tutupi dalam bandara silangit.


    Kondisi ini memunculkan berbagai praduga di tengah publik, termasuk anggapan adanya upaya menutup-nutupi informasi terkait kejadian di bandara. Padahal, media justru berupaya membuka informasi secara luas dan berimbang kepada masyarakat sebagai bagian dari fungsi kontrol sosial.


    Hingga berita ini diterbitkan, pihak bandara belum memberikan keterangan resmi terkait rangkaian peristiwa tersebut.

    Pihak kepolisian sendiri menegaskan komitmennya untuk mengusut tuntas kasus ini serta terus memperkuat pengawasan demi menutup celah peredaran narkotika di wilayah hukum kabupatenTapanuli Utara.


    (Edys lumbantoruan)

    Komentar

    Tampilkan