-->
  • Jelajahi

    Copyright © Metronewstv.co.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Empat Lawang

    Banyuasin

    Sports

    ‎Bupati Taput Tinjau Lokasi Bencana di Simangumban: Instruksikan Gerak Cepat dan Pastikan Bantuan Logistik Tersalurkan

    Thursday, April 23, 2026, 14:54 WIB Last Updated 2026-04-23T07:54:37Z

    TAPUT--‎Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si., meninjau langsung lokasi bencana banjir dan tanah longsor di Desa Aek Nabara, Kecamatan Simangumban, pada Kamis (24/4/2026). Kehadiran Bupati bertujuan untuk memastikan penanganan darurat berjalan optimal dan bantuan bagi warga terdampak segera terpenuhi.

    ‎Bencana hidrometeorologi ini terjadi akibat intensitas hujan yang sangat tinggi pada Rabu (23/4/2026), yang mengakibatkan kerusakan pada sektor pemukiman dan pertanian di tiga desa, yakni Desa Aek Nabara, Desa Simangumban Julu, dan Desa Dolok Sanggul.

    ‎Berdasarkan data sementara yang dihimpun dari Camat Simangumban, Rini Sinaga, tercatat 196 rumah warga terdampak. Rinciannya meliputi 4 unit rumah hanyut terbawa arus, 18 unit rumah rusak berat, sementara sisanya mengalami rusak ringan hingga sedang. Banjir juga berdampak pada fasilitas umum, 1 unit jembatan terbawa arus sungai dan 1 unit Mushola rusak berat. Selain infrastruktur, sektor pertanian juga terdampak signifikan dengan gagal panen lahan padi seluas kurang lebih 20 hektar yang rata-rata telah memasuki usia 70-80 hari setelah tanam (hst).

    ‎Dalam arahannya di lokasi bencana, Bupati Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat menginstruksikan seluruh jajaran perangkat daerah untuk bekerja kolaboratif dengan semangat gotong royong.

    ‎"Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara hadir di tengah masyarakat. Saya memerintahkan seluruh dinas terkait dan mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bekerja cepat dalam menanggulangi dampak bencana ini. Fokus utama kita adalah pemulihan agar masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan normal sesegera mungkin," tegas Bupati.

    ‎Sebagai bentuk penanganan awal, Bupati menyerahkan bantuan stimulan berupa uang tunai kepada warga terdampak guna membantu proses pembersihan rumah. Bantuan awal tersebut diberikan sebesar Rp500.000 untuk kategori rumah rusak berat dan Rp300.000 untuk kategori rusak sedang maupun ringan. Bantuan lanjutan direncanakan akan menyusul setelah proses pendataan selesai.

    ‎Di sisi lain, pemenuhan kebutuhan dasar juga menjadi prioritas. Dinas Sosial telah menyalurkan bantuan sembako dan mendirikan dapur umum untuk mendukung kegiatan gotong royong warga. Terkait kebutuhan air bersih, PDAM Mual Natio telah dikerahkan untuk menyuplai air bagi warga, sementara Dinas Pekerjaan Umum (PU) segera melakukan perbaikan pada fasilitas infrastruktur air bersih yang rusak. Kolaborasi dengan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) dan pihak Adhi Construction juga dilakukan untuk mempercepat penanganan jalan yang rusak dan pembangunan tembok penahan tanah (TPT).

    ‎Bupati juga menekankan pentingnya validasi data yang akurat agar koordinasi bantuan dengan Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Pusat dapat berjalan efektif.

    ‎"Segera lakukan validasi data secara akurat. Data yang valid menjadi kunci agar bantuan dari pemerintah pusat dapat segera kita akses dan salurkan. Mari kita berdoa agar tidak ada lagi bencana susulan dan semua proses pemulihan berjalan lancar," tutupnya.

    ‎Hingga berita ini diturunkan, dilaporkan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Tim gabungan dari berbagai instansi masih terus bersiaga di lokasi untuk melakukan pembersihan material longsor dan pemulihan area terdampak banjir.


    (Edys lumbantoruan)

    Komentar

    Tampilkan