Kegiatan yang dirangkaikan dengan pemberian bantuan sosial tersebut turut dihadiri langsung oleh Kapolda Banten Irjen Pol Hengki, Kapolres Cilegon AKBP Martua Raja Taripar Laut Silitonga, unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah, serta perwakilan industri di Kota Cilegon.
Dalam sambutannya, Kapolda Banten Irjen Pol Hengki menegaskan bahwa kegiatan penanaman pohon ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Republik Indonesia dalam Rapat Koordinasi Nasional terkait pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. “Hari ini kami bersama Pak Wali Kota melaksanakan kegiatan penanaman pohon sebagai tindak lanjut arahan Bapak Presiden tentang pentingnya menjaga lingkungan agar tetap aman, sehat, resik, dan indah,” ungkapnya.
Hengki menjelaskan jika gerakan tersebut sebagai upaya konkret dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan. “Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan dan mulai memilah antara sampah organik dan anorganik karena memiliki nilai ekonomis,” katanya.
Menurutnya, budaya menanam pohon harus terus digalakkan sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas udara dan kesehatan masyarakat. “Menanam pohon itu penting untuk keindahan dan menjaga udara tetap sehat. Jika banyak pohon, Insya Allah masyarakat juga akan lebih sehat,” tambahnya.
Hengki juga menyoroti pentingnya tanggung jawab pelaku usaha khususnya di sektor pertambangan dalam melakukan rehabilitasi lingkungan. "Saya minta bagi pengusaha pertambangan agar wajib memperbaiki lingkungannya kembali dengan cara menanam pohon Jika tidak, ada sanksi pidananya,” tegasnya.
Sementara itu, Robinsar menyampaikan apresiasi atas inisiasi Kapolda Banten dalam menyelenggarakan kegiatan tersebut. “Kami sangat mengapresiasi dan mendukung penuh kegiatan ini sebab penanaman pohon menjadi langkah penting untuk menjaga keseimbangan alam,” ujarnya.
Robinsar menilai jika kegiatan tersebut sangat relevan dengan kondisi Kota Cilegon sebagai kawasan industri yang membutuhkan upaya berkelanjutan dalam menjaga kelestarian lingkungan. “Di tengah isu lingkungan dan kondisi Cilegon sebagai kota industri, kegiatan ini sangat penting sebagai langkah revitalisasi lingkungan di Kota Cilegon,” katanya.
Selain itu, Robinsar juga menegaskan bahwa Pemerintah Kota Cilegon berkomitmen untuk terus menggalakkan gerakan penanaman pohon secara berkelanjutan dengan melibatkan partisipasi aktif dari sektor industri. “Kami berencana mengeluarkan edaran agar ucapan dalam berbagai kegiatan tidak lagi menggunakan karangan bunga, tetapi diganti dengan pohon untuk ditanam,” jelasnya.
Di kesempatan yang sama, Kapolres Cilegon AKBP. Martua Raja Taripar Laut Silitonga menambahkan jika kegiatan penanaman pohon tersebut dilaksanakan di lahan seluas dua hektar. “Penanaman pohon ini dilakukan di lahan kurang lebih dua hektar yang terdiri dari berbagai jenis pohon seperti mahoni dan mangga,” ujarnya.
Silitonga juga menyebutkan bahwa kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Polri, pemerintah daerah serta dukungan dari berbagai dinas terkait. “Semoga program ini bisa memberikan dampak positif dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekaligus mengantisipasi bencana seperti banjir di Kota Cilegon kedepan,” pungkasnya.





.jpg)



