Kunjungan tersebut bertujuan untuk mengawal serta memastikan seluruh proses operasional MBG berjalan sesuai dengan petunjuk teknis (juknis) yang ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN). Fokus utama dalam peninjauan ini adalah pemenuhan standar Instalasi Pembuangan Air Limbah (IPAL) di setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di bawah naungan Yayasan Bisukma.
Dalam kegiatan tersebut, tim melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi dapur, meliputi aspek kebersihan, kelayakan fasilitas, serta sistem pengelolaan limbah. Evaluasi dan pembenahan dapur menjadi metode standar yang diterapkan Yayasan Bisukma guna meningkatkan jaminan mutu layanan secara berkelanjutan.
Dr. Erikson Sianipar menegaskan bahwa monitoring dan evaluasi akan terus dilakukan secara berkala guna menjaga kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Kami ingin memastikan seluruh dapur MBG memenuhi standar operasional yang telah ditetapkan, baik dari sisi sanitasi maupun kualitas layanan, sehingga manfaat program ini benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Dalam kunjungan tersebut, rombongan juga meninjau salah satu dapur MBG yang berada di Desa Sitabotabo. Pengelola dapur, Tumpal Parulian Sinaga, menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan oleh pihak yayasan.
“Kami sangat berterima kasih atas kunjungan Bapak Dr. Erikson Sianipar. Kehadiran beliau menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan,” ungkapnya.
Yayasan Bisukma berkomitmen untuk terus memperkuat pengawasan dan pembinaan terhadap seluruh dapur MBG di wilayah tersebut, sebagai upaya mendukung keberhasilan program pemenuhan gizi masyarakat secara optimal dan berkelanjutan.
(Edys lumbantoruan)






.jpg)



