Dalam arahannya, Bupati Pidie Jaya menegaskan pentingnya perencanaan yang matang agar pelaksanaan ibadah qurban dapat berjalan tertib, aman, serta sesuai dengan tuntunan syariat Islam. Menurutnya, qurban bukan sekadar agenda tahunan, melainkan wujud nyata kepedulian sosial dan semangat berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Qurban bukan hanya tentang penyembelihan hewan, tetapi juga tentang keikhlasan, kepedulian, dan penguatan ukhuwah di tengah masyarakat. Karena itu, seluruh prosesnya harus dikelola secara amanah, profesional, dan penuh tanggung jawab,” ujar Bupati.
Dalam rapat tersebut turut dibahas sejumlah poin strategis, di antaranya pendataan peserta qurban, pembentukan panitia, mekanisme distribusi daging qurban, pembagian tugas panitia, hingga penentuan lokasi penyembelihan yang direncanakan di Masjid Pante Geulima. Selain itu, aspek kebersihan, keamanan, dan ketertiban pelaksanaan juga menjadi perhatian utama dengan melibatkan seluruh unsur panitia terkait.
Sebagai langkah awal, Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya memastikan seluruh tahapan persiapan berjalan optimal, terarah, dan sesuai ketentuan yang berlaku. Kegiatan ini juga difokuskan untuk menjamin pelaksanaan ibadah qurban berlangsung lancar sekaligus menjadi instrumen kepedulian sosial bagi masyarakat, terutama dalam situasi pemulihan pascabencana yang masih dirasakan di sejumlah wilayah.
Sementara itu, Wakil Bupati menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor, pengawasan yang maksimal di lapangan, serta transparansi dalam proses pendistribusian agar tidak terjadi ketimpangan di tengah masyarakat.
“Idul Adha adalah momentum memperkuat persaudaraan dan solidaritas sosial. Melalui qurban, kita ingin menghadirkan rasa keadilan, kepedulian, serta semangat gotong royong bagi seluruh masyarakat,” ungkap Wakil Bupati.
Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya berharap pelaksanaan qurban tahun ini mampu mempererat kebersamaan, mendorong pemulihan ekonomi masyarakat, serta menghadirkan keberkahan bagi seluruh warga.
“Keikhlasan dalam berqurban bukan diukur dari seberapa besar yang diberikan, melainkan dari ketulusan hati dalam berbagi dan kepedulian terhadap sesama.”
“Idul Adha mengajarkan bahwa pengorbanan yang dilandasi iman dan keikhlasan akan melahirkan keberkahan serta memperkuat persatuan.”
( Hendra)






.jpg)



