Upacara berlangsung khidmat dan diikuti oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah, para Asisten, Staf Ahli, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), unsur TNI/Polri, Aparatur Sipil Negara (ASN), pelajar, serta berbagai elemen masyarakat.
Peringatan Hari Lahir Pancasila menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen seluruh komponen bangsa dalam mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila sebagai dasar negara, ideologi bangsa, sekaligus pemersatu dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Abusama membacakan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia. Dalam amanat tersebut disampaikan bahwa Pancasila bukan sekadar dokumen historis atau teks normatif yang tertulis dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945, melainkan jiwa bangsa yang menjadi pedoman dalam mewujudkan Indonesia yang maju, adil, makmur, dan berdaulat.
Bupati Abusama juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menanamkan dan mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, semangat persatuan, kesatuan, dan gotong royong harus terus diperkuat dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan di masa mendatang.
“Pancasila harus menjadi pedoman dalam setiap langkah kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, kita dapat mewujudkan pembangunan yang lebih maju dan sejahtera,” ujarnya.
Melalui peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 ini, Pemerintah Kabupaten OKU Selatan berharap semangat kebangsaan, nasionalisme, dan cinta tanah air semakin tumbuh di tengah masyarakat guna mendukung terwujudnya daerah yang maju, sejahtera, dan berdaya saing.
Upacara kemudian ditutup dengan doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur serta harapan agar bangsa Indonesia senantiasa diberikan kekuatan dalam menjaga persatuan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam setiap aspek kehidupan.
(Awaludn)







.jpg)



