-->
  • Jelajahi

    Copyright © Metronewstv.co.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Oku

    Empat Lawang

    Sports

    Kamadu Beach Terbengkalai, Warga Pertanyakan Perhatian Pemkab Nias Barat NIAS BARAT – Kondisi objek wisata Kamadu Beach yang berada di Desa Tetehosi, Kecamatan Sirombu, Kabupaten Nias Barat, kini menjadi sorotan masyarakat. Destinasi yang pernah digadang-gadang sebagai salah satu aset wisata unggulan daerah itu tampak kurang terawat dan terkesan terbengkalai. Berdasarkan pantauan awak media dilokasi pada Kamis, 04 Juni 2026, sejumlah fasilitas di kawasan wisata tersebut terlihat tidak terurus. Rumput liar tumbuh lebat di berbagai sudut area, gerbang utama tampak kusam, sementara beberapa sarana pendukung wisata tidak menunjukkan adanya perawatan yang memadai. Padahal, Kamadu Beach merupakan aset milik Pemerintah Kabupaten Nias Barat yang dibangun untuk mendukung sektor pariwisata serta meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar. Dengan panorama pantai yang indah dan lokasi yang strategis, kawasan ini dinilai memiliki potensi besar untuk menjadi destinasi wisata andalan. Masyarakat setempat mengaku prihatin melihat kondisi tersebut. Mereka menilai bahwa sejak bergantinya kepemimpinan di Kabupaten Nias Barat, perhatian terhadap pengelolaan dan pemeliharaan Kamadu Beach dinilai semakin berkurang. "Wisata ini pernah menjadi kebanggaan masyarakat. Namun sekarang kondisinya memprihatinkan dan terkesan dibiarkan. Kami tidak mengetahui apa alasan sehingga aset daerah ini tidak lagi mendapatkan perhatian sebagaimana mestinya," ungkap salah seorang warga. Sejumlah warga juga mempertanyakan kebijakan Pemerintah Kabupaten Nias Barat di bawah kepemimpinan Bupati Eliyunus Waruwu terkait keberlanjutan pengelolaan Kamadu Beach. Menurut mereka, hingga kini belum terlihat langkah nyata untuk menghidupkan kembali kawasan wisata yang telah dibangun dengan menggunakan anggaran daerah tersebut. Masyarakat berharap pemerintah daerah dapat memberikan penjelasan kepada publik mengenai kondisi Kamadu Beach saat ini, sekaligus menyampaikan rencana pengelolaan dan pemeliharaan ke depan agar aset daerah tersebut tidak terus mengalami penurunan kualitas. Selain itu, warga berharap pemerintah melalui instansi terkait segera melakukan pembenahan fasilitas, pembersihan kawasan, serta penyusunan program pengembangan wisata yang berkelanjutan. Langkah tersebut dinilai penting untuk mengembalikan fungsi Kamadu Beach sebagai ikon wisata Nias Barat dan sumber pertumbuhan ekonomi masyarakat. Hingga berita ini ditulis, masyarakat masih menunggu perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Nias Barat terhadap keberlangsungan Kamadu Beach yang kini tampak semakin kehilangan pesonanya akibat minimnya perawatan. (UT)

    Saturday, June 6, 2026, 23:14 WIB Last Updated 2026-06-06T16:14:35Z

    NIAS BARAT – Kondisi objek wisata Kamadu Beach yang berada di Desa Tetehosi, Kecamatan Sirombu, Kabupaten Nias Barat, kini menjadi sorotan masyarakat. Destinasi yang pernah digadang-gadang sebagai salah satu aset wisata unggulan daerah itu tampak kurang terawat dan terkesan terbengkalai.


    Berdasarkan pantauan awak media dilokasi pada Kamis, 04 Juni 2026, sejumlah fasilitas di kawasan wisata tersebut terlihat tidak terurus. Rumput liar tumbuh lebat di berbagai sudut area, gerbang utama tampak kusam, sementara beberapa sarana pendukung wisata tidak menunjukkan adanya perawatan yang memadai.


    Padahal, Kamadu Beach merupakan aset milik Pemerintah Kabupaten Nias Barat yang dibangun untuk mendukung sektor pariwisata serta meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar. Dengan panorama pantai yang indah dan lokasi yang strategis, kawasan ini dinilai memiliki potensi besar untuk menjadi destinasi wisata andalan.


    Masyarakat setempat mengaku prihatin melihat kondisi tersebut. Mereka menilai bahwa sejak bergantinya kepemimpinan di Kabupaten Nias Barat, perhatian terhadap pengelolaan dan pemeliharaan Kamadu Beach dinilai semakin berkurang.


    "Wisata ini pernah menjadi kebanggaan masyarakat. Namun sekarang kondisinya memprihatinkan dan terkesan dibiarkan. Kami tidak mengetahui apa alasan sehingga aset daerah ini tidak lagi mendapatkan perhatian sebagaimana mestinya," ungkap salah seorang warga.


    Sejumlah warga juga mempertanyakan kebijakan Pemerintah Kabupaten Nias Barat di bawah kepemimpinan Bupati Eliyunus Waruwu terkait keberlanjutan pengelolaan Kamadu Beach. Menurut mereka, hingga kini belum terlihat langkah nyata untuk menghidupkan kembali kawasan wisata yang telah dibangun dengan menggunakan anggaran daerah tersebut.


    Masyarakat berharap pemerintah daerah dapat memberikan penjelasan kepada publik mengenai kondisi Kamadu Beach saat ini, sekaligus menyampaikan rencana pengelolaan dan pemeliharaan ke depan agar aset daerah tersebut tidak terus mengalami penurunan kualitas.


    Selain itu, warga berharap pemerintah melalui instansi terkait segera melakukan pembenahan fasilitas, pembersihan kawasan, serta penyusunan program pengembangan wisata yang berkelanjutan. Langkah tersebut dinilai penting untuk mengembalikan fungsi Kamadu Beach sebagai ikon wisata Nias Barat dan sumber pertumbuhan ekonomi masyarakat.


    Hingga berita ini ditulis, masyarakat masih menunggu perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Nias Barat terhadap keberlangsungan Kamadu Beach yang kini tampak semakin kehilangan pesonanya akibat minimnya perawatan.


    (UT)

    Komentar

    Tampilkan