Ibu Asna salah satu pelanggan PDAM Tirta Bukit Sulap wilayah kelurahan sidorejo kecamatan lubuklinggau barat dua mengungkapkan kepada calon direktur PDAM Tirta Bukit Sulap. Feri Isrop SH.,CPLA. Merasakan kekecewaan sangat dalam dan trouma terhadap pelayanan.
"Semenjak kejadian timbulnya anak anak ular yang keluar dari pipa sambung rumah saya sangat terkejut dan shoc, tidak hanya itu saja buruk nya kwalitas air tidak layak konsumsi air keruh dan berkarat mirisnya lagi sering tidak mengalir padahal kami sangat membutuhkan mengenai pembayaran perbulan biasanya sekitar 200 Ribu. " ujar Asna dihadapan Feri Isrop.
Lebih lanjut Asna menjelaskan mengajukan untuk memutuskan sambungan aliran PDAM Tirta Bukit Sulap di beberapa bulan yang lalu. "Sekarang kami sudah putuskan aliran PDAM dan beralih ke sumur." pungkas saat berdialog. Minggu 21 Juni 2026
Dengan nada lembut dan sopan. Feri Isrop menyampaikan rasa, terimakasih atas dialog semoga persoalan seperti ini kedepannya bisa teratasi. "Semoga apa yang telah ibu sampaikan mengenai keluhannya di era menuju perubahan akan menjadi prioritas utama dan menjadi catatan." ungkap. Feri Isrop kepada Ibu Asna
( Guntur )






.jpg)



