-->
  • Jelajahi

    Copyright © Metronewstv.co.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Oku

    Empat Lawang

    Sports

    PT Cabot Indonesia dan ESWKA Foundation Serahkan Bantuan Renovasi Rumah Tidak Layak Huni di Warnasari

    Tuesday, June 2, 2026, 22:03 WIB Last Updated 2026-06-02T15:03:40Z

    CILEGON – Program kolaborasi antara PT Cabot Indonesia dan ESWKA Foundation kembali menghadirkan manfaat bagi masyarakat melalui penyerahan bantuan renovasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) di Lingkungan Kelelet, Kelurahan Warnasari, Kecamatan Citangkil, Selasa (2/6/2026).


    Acara peresmian dan serah terima bantuan tersebut dihadiri jajaran direksi PT Cabot Indonesia, perwakilan Pemerintah Kota Cilegon Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim), unsur kelurahan dan kecamatan serta jajaran nya, tokoh masyarakat, serta warga setempat.


    Camat Citangkil, Ikhlasinnufus, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepedulian PT Cabot Indonesia dan ESWKA Foundation yang telah membantu masyarakat melalui program renovasi rumah tidak layak huni.


    “Kami mewakili keluarga besar masyarakat Kelurahan Warnasari, khususnya Lingkungan Kelelet, mengucapkan terima kasih atas bantuan dan dukungan yang diberikan sehingga rumah yang mendapat bantuan kini dapat dibangun secara layak dan siap dihuni,” ujarnya.


    Menurutnya, kolaborasi antara dunia industri dan masyarakat selama ini telah memberikan dampak positif bagi warga Kecamatan Citangkil. Ia berharap kerja sama tersebut dapat terus berlanjut di masa mendatang.


    “Semoga PT Cabot diberikan kesuksesan dan kelancaran dalam usahanya serta terus berkolaborasi memberikan manfaat bagi masyarakat di Kecamatan Citangkil,” katanya.


    Ikhlasinnufus menjelaskan, berdasarkan data yang dimiliki pemerintah kecamatan, jumlah rumah tidak layak huni di Citangkil masih berada di bawah angka 200 unit. Program bantuan yang telah direalisasikan sebelumnya berada di Kelurahan Taman Baru dan kini dilanjutkan di Kelurahan Warnasari.


    “Harapannya, dengan dukungan industri dan Pemerintah Kota Cilegon, program pengurangan rumah tidak layak huni dapat terus berjalan setiap tahun sehingga jumlahnya semakin berkurang,” tambahnya.


    Sementara itu, Perwakilan PT Cabot Indonesia, Febri Handriadi HR Manager at Cabot Indonesia mengatakan bahwa program bantuan rumah layak huni ini merupakan kegiatan perdana yang dilakukan perusahaan. Selama ini, program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) lebih banyak berfokus pada sektor kesehatan dan pendidikan.


    “Bantuan rumah layak huni ini sebenarnya mencakup kedua aspek tersebut. Dengan tempat tinggal yang sehat dan memadai, maka kesehatan dan pendidikan keluarga juga akan lebih terjamin,” jelas Febri. 


    Ia menegaskan, PT Cabot Indonesia berkomitmen untuk terus mendukung program-program yang berkaitan dengan peningkatan kualitas hidup masyarakat.


    “Ini merupakan bentuk kehadiran industri sebagai bagian dari warga Kota Cilegon untuk bersama-sama mendukung masyarakat dan program-program pemerintah,” katanya.


    Di kesempatan yang sama, Ketua RW 03 Kelurahan Warnasari, Safrudin, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan kepada warganya.


    “Kami mewakili warga RW 03 mengucapkan terima kasih kepada PT Cabot Indonesia, Pemerintah Kota Cilegon, serta Kodim Cilegon atas bantuan renovasi rumah tidak layak huni ini,” ujarnya.


    Safrudin berharap program serupa dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan, khususnya warga yang tinggal di kawasan ring satu industri.


    “Kami berharap dana CSR dari perusahaan-perusahaan yang berada di sekitar kawasan industri dapat semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, salah satunya melalui program Rutilahu karena masih banyak warga yang membutuhkan bantuan renovasi rumah,” pungkasnya.

    Komentar

    Tampilkan