Dalam arahannya, Wakil Bupati menekankan bahwa kepala sekolah memiliki peran strategis sebagai pemimpin yang menentukan arah kemajuan sekolah. Menurutnya, setiap kepala sekolah harus mampu mengenali potensi yang dimiliki, mulai dari sumber daya manusia, jumlah tenaga pendidik, hingga fasilitas yang tersedia, sehingga dapat menyusun langkah-langkah nyata untuk mewujudkan sekolah yang lebih baik. Ia juga mengingatkan pentingnya komitmen, disiplin, dan keteladanan dalam menjalankan tugas serta membangun koordinasi yang baik dengan koordinator wilayah maupun Dinas Pendidikan.
Wakil Bupati juga mengajak seluruh kepala sekolah untuk membangun komunikasi yang baik, terbuka, dan harmonis dengan guru maupun peserta didik. Komunikasi yang efektif, menurutnya, menjadi kunci keberhasilan dalam menjalankan berbagai program pemerintah daerah, sehingga seluruh kebijakan dan program sekolah dapat terlaksana secara optimal demi peningkatan kualitas pendidikan.
Lebih lanjut, Wakil Bupati mengingatkan pentingnya mengimplementasikan tiga program prioritas Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara, yakni Saitapaias sebagai gerakan membangun karakter melalui kepedulian terhadap kebersihan lingkungan, Tapamajuma (Tapanuli Utara Manjaha, Maretong, dan Martorsa) untuk menumbuhkan budaya membaca, berhitung, dan bercerita, serta pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI) sebagai sarana pendukung pembelajaran agar guru semakin kreatif dan inovatif dalam meningkatkan kemampuan peserta didik.
Mengakhiri arahannya, Wakil Bupati menyampaikan bahwa forum bersama para kepala sekolah akan dilaksanakan secara berkala setiap semester sebagai wadah evaluasi, koordinasi, dan penguatan program pendidikan. Ia berharap seluruh kepala sekolah terus menjadi teladan dalam membina guru dan peserta didik, sehingga mampu melahirkan generasi yang berkualitas serta mewujudkan kemajuan pendidikan di kawasan Pahae dan Kabupaten Tapanuli Utara secara umum.
Pada sesi ekspose, masing-masing kepala sekolah mempresentasikan maklumat pelayanan serta berbagai inovasi dan gagasan yang akan diterapkan di sekolahnya. Beragam strategi dipaparkan, mulai dari peningkatan kualitas pembelajaran, penguatan karakter peserta didik, optimalisasi potensi sekolah, hingga langkah-langkah mendukung pelaksanaan program prioritas pemerintah daerah di bidang pendidikan.
(Edys lumbantoruan)






.jpg)



