Disitupun saya tidak bermaksut Lain.Memberhentikan Truk tangki Hanya ingin Memperlihatkan Sopir/driver yang merusak segel dari pabrik.Kepada Maneger pabrik.Pemilik minyak (Crade Palm Oil (CPO)Dari pabrik..Ketika Mobil itu berhenti.Sang sopir Tidak mau turun Dia hanya Mengambil Vedio saya.Lalu menelevon Bos Lapak yang bernama kacong.Jum,at 31 juli.2026.
Mereka ber,bondong_bondong datang.saya menduga mereka ingin melakukan Peremanisme/mengeroyok.saya Bergegas masuk mobil dan melaju menuju pelabuhan PT wilmarnabati. Untuk melaporkan Bahwa mobil Tengki.CV gemilang Dengan nomor polisi.KW.8199.GC.Telah melakukan kecurangan Dengan merusak segel untuk menjual minyak.(Crade Palm Oil (CPO )
Untuk tuduhan Dari oknum wartawan yang mungkin Membeking Lapak Itu.saya tidak ada menyebutkan dengan mengaku sebagai (PWI).cabang kotawaringin timur.Karna Saya dari Lembaga(Generasi anti narkoba nasional)..ungkap suriansyah.
Warga meminta kepada aparat penegak hukum untuk menindak tegas Gudang kencing minyak (Crade Palm Oil (CPO ) yang berada Di km 10 Jendral sudirman sampit Kotawaringin Timur Kalimantan tengah.
Pasalnya para supir truk tangki minyak CPO dari wilayah Sampit yang melintas di lokasi itu di paksa harus masuk ke gudang untuk kencing minyak Crade Palm Oil (CPO) di karenakan Sudah pinjam uang duluan.
Dari sumber yang di peroleh, gudang yang diduga menjadi tempat penampung minyak Crade Palm Oil (CPO) atau minyak kelapa sawit sudah lama beroperasi di wilayah itu.
Adapun modus operandi yang dilakukan oleh gudang tersebut adalah menampung minyak dari truk-truk tangki yang membawa minyak Crade Palm Oil (CPO) dari perusahaan kelapa sawit yang biasa disebut istilah “kencing minyak”
Crade Palm Oil (CPO) tersebut di bawa ke wilayah Luar daerah dikirim melalui pelabuhan pelindo bagendang atau pelabuhan Kumai.jalur Laut.ujar suriyansah
(ARDA RAFIL)






