Ajang tahunan ini melalui proses seleksi yang sangat ketat sejak tahap awal. Tercatat sebanyak 34 peserta putra (Bujang) dan 40 peserta putri (Dehe) mendaftarkan diri untuk mengikuti seleksi. Seluruh peserta harus melewati serangkaian tahapan penilaian meliputi verifikasi administrasi, tes tertulis, serta wawancara mendalam. Dari seluruh peserta yang bersaing, terpilih 28 peserta terbaik yang tampil memukau pada malam Grand Final.
Malam penobatan yang penuh kebanggaan ini dihadiri langsung oleh Bupati Musi Rawas Hj. Ratna Machmud, Wakil Bupati Musi Rawas H. Suprayitno, seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perwakilan Kepolisian Resor Musi Rawas, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Musi Rawas, Kejaksaan Negeri Muara Beliti, perwakilan Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas IIA Muara Beliti, Sekretaris Daerah, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah, serta seluruh Camat se-Kabupaten Musi Rawas.
Camat Sukakarya Hj. Rati Indah, S.E., M.Si yang hadir langsung menyaksikan dan mendampingi perwakilan wilayahnya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya.Saat diwawancarai awak media
“Alhamdulillah, perwakilan dari Kecamatan Sukakarya berhasil meraih Juara Dua. Atas nama pemerintah kecamatan, kami sangat bangga atas pencapaian ini. Kemenangan ini harus terus dipertahankan dan diperjuangkan lebih keras lagi untuk tahun depan, jika bisa kami harapkan meraih Juara Satu,” ujar Hj. Rati Indah.
Lanjut Camat, capaian ini bukanlah titik akhir melainkan pijakan untuk melangkah lebih jauh lagi. “Kemenangan ini harus terus dipertahankan dan diperjuangkan dengan lebih keras lagi untuk tahun depan. Jika mampu, kami sangat berharap bisa meraih Juara Satu,” tegasnya.
Masih menurut Hj. Rati Indah, prestasi Zemmy Saputra sangat sejalan dengan semangat dan slogan yang diusung oleh wilayahnya, yaitu “MANJA” yang bermakna Maju, Aman dan Sejahtera.
“Prestasi ini menjadi motivasi dan semangat baru bagi kita semua. Semoga persiapan kita ke depannya dapat lebih matang, lebih baik lagi, dan kelak mampu membawa pulang Juara Satu untuk Kecamatan Sukakarya,” pungkasnya penuh harap.
“Semoga ke depannya persiapan kita lebih baik lagi dan kami dapat membawa pulang Juara Satu untuk Kecamatan Sukakarya,” tambahnya dengan penuh harap.
Pemilihan Bujang dan Dehe Musi Rawas bukan sekadar ajang pencarian bakat, melainkan wadah strategis untuk melahirkan duta daerah yang akan mempromosikan potensi wisata, ekonomi, serta melestarikan budaya asli Musi Rawas di tengah masyarakat luas.
( Guntur )






