HASIL PEROLEHAN SUARA RESMI
Tabel
No Nama Calon Jumlah Suara Peringkat
1 M. Jamil 356 Peringkat 4
2 Jon Kenedi 281 Peringkat 5
3 Sufriadi 555 Terpilih / Peringkat 1
4 Zuherdi 530 Peringkat 2
Rangkuman Data:
- Total Suara Sah: 1.722 suara
- Total Suara Tidak Sah: 18 suara
- Total Keseluruhan: 1.740 suara
- Selisih kemenangan Sufriadi atas pesaing terdekat (Zuherdi): 25 suara
TANGGAPAN TOKOH MASYARAKAT TERKAIT GUGATAN PASCA PENETAPAN HASIL
Menyikapi munculnya hiruk-pikuk serta tuduhan kecurangan yang diajukan pasca pleno, salah satu tokoh masyarakat setempat menyampaikan pandangannya dengan tenang dan berdasar fakta:
“Kalau dikatakan ada kecurangan, di mana bukti nyatanya menurut kasat mata? Yang terlihat justru warga datang melaksanakan hak pilihnya dengan tertib. Jika benar ada kejanggalan, hal itu seharusnya dicegah dan dilaporkan langsung saat kejadian berlangsung, bukan setelah proses pemilihan selesai.”
Pihaknya juga menyoroti ketepatan waktu pengajuan keberatan: “Sangat disayangkan jika laporan baru disampaikan setelah pleno selesai dan tanda tangan kesepakatan sudah dilakukan. Padahal saat itu panitia dan saksi semua calon sudah hadir di lokasi. Setiap keberatan harus didukung bukti yang konkrit, bukan hanya asumsi atau kabar burung.”
Lebih lanjut, ia menegaskan perbedaan antara kelalaian teknis dan kecurangan: “Yang terlihat adalah kemungkinan ada kelalaian petugas di lapangan, bukan kecurangan dari calon peserta. Mengapa kesalahan petugas justru seolah dibebankan kepada salah satu calon? Perlu dicatat, keberatan ini hanya disampaikan oleh Calon Nomor Urut 2, sementara Calon Nomor Urut 1, 3, dan 4 telah menyepakati hasil pleno tanpa sanggahan tertulis.”
HARAPAN UNTUK SELURUH ELEMEN NAGARI
Di akhir pernyataannya, tokoh masyarakat tersebut menyampaikan pesan persatuan:
“Kepada pemerintah daerah dan panitia, perbaikilah kekurangan teknis untuk proses selanjutnya. Kepada seluruh elemen masyarakat, Ninik Mamak, Pemuda, dan Alim Ulama, mari kita terima hasil Pilwana ini dengan lapang dada. Namanya proses pemilihan, tentu ada hal yang belum sempurna. Percayalah ada maksud baik di balik ketetapan ini. Mari kita tinggalkan perselisihan, kembali bersatu, dan bahu-membahu membangun Nagari Batu Gadang Kuranji Hulu yang sejuk, berbudaya, agamis, dan sejahtera bersama-sama.”pungkasnya
(Jamal)






.jpg)



