LANGKAT- Paska banjir bandang 25 November 2025 banyak masalah yang belum terealisasi termasuk korban banjir Besitang. Dari beberapa kali pertemuan warga merasa kecewa karena belum ada kepastian untuk mendapatkan bantuan stimulan dan jatah hidup
Warga pernah melakukan unjuk rasa ke kantor Bupati dan DPRD Langkat . Meskipun ada sebagian masyarakat mendapatkan bantuan stimulan dan jatah hidup namun sebagian. masyarakat yang menjadi korban banjir justru tidak mendapatkan kedua bantuan tersebut .
Karena tidak ada kepastian warga sepakat akan melakukan blokir jalan lintas Sumatera namun dapat diantisipasi pihak aparat Polres Langkat di bantu pihak Satpol PP , Danramil Besitang dan lainnya.
Namun hal tersebut tidak terjadi karena pihak Pemkab Langkat via PLt Bupati Langkat dan jajarannya akan bertemu dengan pengunjuk rasa, Senin(27/7/26) dilapangan bola ex PT RGM Besitang..
Dalam pertemuan antara pihak pengunjung rasa dengan PTL Bupati Langkat Tiorita Surbakti di dampingi Sekretaris Daerah . H Amril Nasution, Kapolres Langkat, Ketua DPRD Langkat dan sejumlah perangkat daerah , Camat Besitang Restra Yudha .
Dalam pertemuan tersebut Sekretaris Daerah Amril memberikan beberapa item aktivitas dan visi dan misi arti kedatangan Pemerintah daerah Kabupaten Langkat.
Bahkan Amril sempat memberikan motivasi kepada pengunjuk rasa yang di dominasi emak emak ,hari ini kami hadir untuk bertemu langsung sebagai balasan pertemuan dengan masyarakat Besitang. Beberapa waktu lalu warga korban banjir melakukan unjuk rasa ke Stabat. Kini kami yang datang untuk bertemu langsung.
Pertenuan tersebut di barengi aktivitas zoom meting dengan Kemensos dan Kemendagri. Dari Hasil komunikasi dalam zoom meting memaparkan untuk mendapatkan bantuan stimulan dan jatah hidup semua harus berproses .
Namun warga tidak menerima pernyataan tersebut karena tetap di janjikan . Akhirnya warga UNRAS dengan tertib melakukan pertemuan dengan pihak Kecamatan Besitang.
( Adam)






