Apel tersebut diikuti jajaran Forkopimda, kepala perangkat daerah, camat se-Kabupaten Pekalongan, pimpinan BUMN/BUMD, serta peserta apel lainnya.
Sejumlah pejabat turut hadir, di antaranya Plt Bupati Pekalongan H. Sukirman, S.S., M.S., Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan H. Abdul Munir, Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf, S.I.K., M.Si., Dandim 0710/Pekalongan Letkol Inf. Muhammad Nurul Chabibi, S.H., serta Danlanal Tegal Letkol Laut (P) Tato Taufiqurochman, S.T., M.Sc., M.Tr.Opsla.
Dalam amanatnya, Plt Bupati Pekalongan H. Sukirman menyampaikan bahwa Hari Jadi ke-404 menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebersamaan sekaligus meningkatkan loyalitas, dedikasi, dan pengabdian kepada masyarakat.
"Momentum yang membahagiakan ini harus kita nikmati dengan penuh rasa syukur dan kebahagiaan. Dengan semangat tersebut, saya berharap loyalitas, dedikasi, dan pengabdian kita kepada seluruh masyarakat Kabupaten Pekalongan dapat terus ditingkatkan dan dilaksanakan secara maksimal," kata Sukirman dalam amanatnya.
Tahun ini, Hari Jadi Kabupaten Pekalongan mengusung tema "Kajen Bangkit, Satukan Hati, Bangkitkan Negeri." Menurut Sukirman, tema tersebut mencerminkan semangat masyarakat, khususnya generasi muda, untuk bersama-sama bergerak memajukan daerah di berbagai sektor.
Ia menegaskan pembangunan yang dilakukan pemerintah harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan berdampak terhadap peningkatan kesejahteraan.
Sukirman juga menyampaikan sejumlah capaian pembangunan. Salah satunya penurunan jumlah penduduk miskin di Kabupaten Pekalongan. Selain itu, Pemkab Pekalongan pada 2026 menyiapkan anggaran sekitar Rp60 miliar untuk mendukung perbaikan dan peningkatan infrastruktur jalan.
"Pada tahun 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Pekalongan telah menyiapkan anggaran sebesar Rp60 miliar untuk mendukung perbaikan dan peningkatan infrastruktur jalan," ujarnya.
Di sektor kesehatan, pemerintah daerah juga terus melakukan pembangunan sarana dan prasarana pelayanan kesehatan yang saat ini disebut hampir selesai.
Sementara di bidang pemerintahan, Pemkab Pekalongan mendorong peningkatan integritas melalui identifikasi potensi benturan kepentingan. Upaya tersebut dilakukan agar penyelenggaraan pemerintahan berjalan transparan, akuntabel, profesional, dan berintegritas.
Sukirman juga menyebut indeks informasi Kabupaten Pekalongan berada di angka 81,1 dengan kategori memuaskan. Meski demikian, ia meminta seluruh jajaran terus melakukan perbaikan, khususnya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik agar semakin mudah, cepat, transparan, dan berkualitas.
Kabupaten Pekalongan juga disebut telah memperoleh penghargaan terkait tingginya pertumbuhan realisasi penanaman modal. Investasi tersebut diharapkan dapat membuka lapangan kerja, menekan angka pengangguran, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Namun, di tengah berbagai capaian tersebut, Sukirman mengingatkan adanya agenda penting yang perlu mendapat perhatian bersama, yakni pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) khusus pada 18 November 2026.
Ia meminta seluruh pihak menjaga agar pesta demokrasi di tingkat desa tersebut tidak menimbulkan konflik yang dapat mengganggu kondusivitas wilayah.
"Kita berharap seluruh capaian yang telah kita raih bersama jangan sampai dicederai oleh adanya konflik atau permasalahan dalam pelaksanaan Pilkades," tegasnya.
Sukirman juga meminta masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan segera berkoordinasi dengan aparat TNI-Polri apabila menemukan potensi konflik atau persoalan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.
"Apabila terdapat potensi konflik atau permasalahan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat, segera laporkan dan koordinasikan dengan aparat TNI dan Polri," katanya.
Ia berharap momentum Hari Jadi ke-404 dapat semakin memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, TNI-Polri, Forkopimda, dan seluruh elemen masyarakat.
"Mari kita satukan hati, perkuat kebersamaan, dan terus bergerak bersama untuk membangun Kabupaten Pekalongan yang semakin maju, aman, sejahtera, dan bermartabat," pungkasnya.
Sinergi lintas sektor dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga stabilitas daerah sekaligus mendukung pembangunan Kabupaten Pekalongan, terlebih menjelang pelaksanaan Pilkades khusus pada November mendatang.
(Riki)



%20Narkotika%20Kelas%20IIA%20Muara%20Beliti%20di%20Kabupaten%20Musi%20Rawas.jpg)









