Pembangunan Saluran Beton Pengendali Banjir yang selama ini dinantikan mulai memperlihatkan perubahan wajah kawasan, bukan hanya dari sisi infrastruktur, tetapi juga penataan lingkungan.
Pembangunan yang dilaksanakan pada Tahun Anggaran 2026 tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Magetan melalui Dinas Pekerjaan Umum Dan Tat Ruang Bidang Sumber Daya Air (SDA) dalam meningkatkan ketahanan lingkungan terhadap persoalan banjir dan genangan Air.
Selama bertahun-tahun, banjir menjadi salah satu persoalan yang dikeluhkan masyarakat sekitar kelurahan Tawanganom, khususnya ketika curah hujan meningkat. Karena itu, pembangunan Saluran Beton Pengendali Banjir di kawasan tersebut memiliki arti penting bagi masyarakat.
Berdasarkan dokumen pekerjaan, kegiatan tersebut dilaksanakan oleh CV Tirta Buana , perusahaan yang beralamat di desa Karangsono RT 04 RW 01 Kecamatan Barat Kabupaten Magetan.
Diketahui Nilai Proyek harga negosiasi pekerjaan tercatat sebesar Rp 378.910.122.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Dan Tata Ruang Muhtar Wakid S.ST .MT Melalui Kepala Bidang Sumber Daya Air Yuli Karyawan Iswahyudi ST.MT Menjelaskan,
Pembangunan saluran beton pengendali banjir menggunakan elemen pracetak seperti U-Ditch sebagai Elemen Kunci, buis beton, atau box culvert berfungsi untuk memperlancar aliran air hujan, menahan tekanan tanah, dan mencegah genangan air di kawasan rawan banjir.
(Eva)



%20Narkotika%20Kelas%20IIA%20Muara%20Beliti%20di%20Kabupaten%20Musi%20Rawas.jpg)









