Tim gabungan bergerak menuju titik koordinat E 102.46468, S -1.93856. Setibanya di lokasi, personel menemukan lahan perkebunan jenis gambut milik PT SAL yang telah terbakar dengan luas sekitar 0,78 hektare.
Sebanyak 52 personel dikerahkan dalam penanganan tersebut, terdiri dari 2 personel TNI dan 50 karyawan PT SAL. Dengan dukungan kekuatan personel tersebut, proses pemadaman dilakukan secara bersama-sama untuk memastikan api tidak menjalar ke area lain.
Penanganan Karhutla didukung sejumlah peralatan, antara lain 1 unit kendaraan roda dua milik Babinsa, 1 unit mobil pemadam kebakaran, 2 unit tangki air, 13 unit Knaap, serta 8 unit pompa air.
Begitu tiba di lokasi, personel langsung melakukan pengecekan titik api yang masih menyala. Pemadaman kemudian dilanjutkan dengan pendinginan untuk memastikan tidak ada bara maupun titik panas yang berpotensi kembali memicu kebakaran, terlebih lokasi berada di kawasan lahan gambut.
Selain pemadaman, personel juga mengambil dokumentasi dan mengumpulkan data kondisi lahan. Koordinasi dengan pihak terkait terus dilakukan selama proses penanganan, sementara sosialisasi diberikan kepada karyawan di sekitar lokasi agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi Karhutla.
Hasilnya, api berhasil dipadamkan dan kondisi terkini di lokasi terpantau aman. Meski demikian, pemantauan tetap menjadi bagian penting untuk memastikan api tidak kembali muncul.
Penyebab kebakaran hingga saat ini belum diketahui dan masih memerlukan pendalaman lebih lanjut.
Salah satu kendala yang dihadapi petugas adalah sumber air yang cukup jauh dari lokasi terbakar, sehingga membutuhkan upaya dan dukungan peralatan dalam proses pemadaman.
Gerak cepat menindaklanjuti laporan hotspot ini menjadi langkah penting dalam mencegah Karhutla berkembang lebih luas, khususnya di wilayah yang memiliki karakteristik lahan gambut yang membutuhkan penanganan ekstra.
Sinergi antara personel TNI dan pihak perusahaan menjadi bagian dari upaya bersama menjaga lahan tetap aman serta mencegah munculnya kembali titik api.
(R Munthe)



%20Narkotika%20Kelas%20IIA%20Muara%20Beliti%20di%20Kabupaten%20Musi%20Rawas.jpg)









