• Jelajahi

    Copyright © Metronewstv.co.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Oku

    Empat Lawang

    Sports

    Sungai Bawawondu Jadi Pembuangan Bangkai Babi, Warga Minta Pemdes Ononamolo III Segera Bertindak

    Monday, August 24, 2026, 16:50 WIB Last Updated 2026-08-24T09:50:30Z

    NIAS BARAT - Salah seorang pemuda Desa Ononamolo III, Kecamatan Mandrehe Barat, Kabupaten Nias Barat, Sumatera Utara, Febrianus Gulo, menyampaikan keluhan kepada pemerintah terkait dugaan pembuangan bangkai babi secara sembarangan ke Sungai Bawawondu oleh oknum peternak.


    Keluhan tersebut disampaikan setelah warga mengetahui adanya bangkai babi yang dibuang di aliran Sungai Bawawondu, yang ada dipinggir jalan raya, di Desa Ononamolo 3, Kecamatan Mandrehe Barat, Senin (24/08/2026). 


    Warga meminta pemerintah desa segera memberikan perhatian karena sungai tersebut menjadi salah satu sumber air yang dimanfaatkan masyarakat Desa Ononamolo III untuk berbagai kebutuhan sehari-hari.


    Febrianus menilai pembuangan bangkai ternak ke sungai tidak boleh semestinya dilakukan karena berpotensi mengganggu kebersihan lingkungan dan kualitas sumber air masyarakat. Selain itu, warga mengkhawatirkan risiko penyebaran penyakit apabila bangkai ternak yang diduga mati karena penyakit dibuang tanpa penanganan yang tepat.


    “Diharapkan kepada peternak agar jangan membuang bangkai babi ke sungai Bawawondu, Karena dari satu bangkai yang dibuang, bisa menyebar wabah penyakit untuk ternak kita dan keluarga kita. Lebih baik kita kubur bangkai jauh dari sungai dan pemukiman,” ungkap Febri.


    Menurutnya, persoalan tersebut bukan hanya menyangkut kebersihan sungai, tetapi juga menyangkut kepentingan masyarakat yang menggunakan sumber air tersebut. Karena itu, diperlukan kesadaran bersama dari para peternak untuk menangani bangkai ternak secara aman dan tidak membuangnya ke sungai.


    Febrianus juga berharap Pemerintah Desa Ononamolo III segera merespons keluhan warga melalui sosialisasi dan imbauan kepada para peternak. Jika diperlukan, pemerintah bersama pihak terkait diharapkan memberikan edukasi mengenai tata cara penanganan dan pemusnahan bangkai ternak yang sesuai dengan ketentuan kesehatan hewan dan lingkungan.


    “Yuk sama-sama jaga desa kita tetap sehat. Kami minta Pemdes segera merespons keluhan ini demi kesehatan kita bersama,” harapnya.


    Warga berharap pemerintah desa bersama instansi terkait dapat melakukan langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi. Masyarakat juga diimbau untuk menjaga Sungai Bawawondu sebagai sumber air bersama serta tidak menjadikannya tempat pembuangan limbah maupun bangkai ternak.


    (Utema Gulo)

    Komentar

    Tampilkan