Kegiatan yang mengusung tema “Meneladani Akhlak Nabi dalam Kehidupan Sehari-hari” tersebut dilaksanakan di lapangan SMK Muhammadiyah 2 Cikampek, Senin (24/8/2026). Kegiatan diikuti oleh para siswa dan siswi, dewan guru, tenaga kependidikan, komite sekolah, serta tokoh masyarakat sekitar.
Rangkaian acara dimulai sekitar pukul 07.00 WIB. Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang dilanjutkan dengan lantunan shalawat Nabi oleh tim siswa-siswi SMK Muhammadiyah 2 Cikampek yang telah ditunjuk.
Suasana semakin khidmat ketika seluruh peserta bersama-sama menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Sang Surya. Momen tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan untuk menumbuhkan semangat kebangsaan sekaligus memperkuat nilai-nilai Muhammadiyah di kalangan peserta didik.
Dalam sambutannya, Kepala SMK Muhammadiyah 2 Cikampek, Rahmat Enda, S.Pd., M.M., menegaskan bahwa peringatan Maulid Nabi tidak boleh hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial tahunan. Menurutnya, momentum tersebut harus menjadi bagian dari pembinaan karakter peserta didik.
“Sebagai sekolah kejuruan, kami tidak hanya mencetak lulusan yang siap kerja, tetapi juga siap berakhlak. Agar anak-anak punya tiga pondasi, yaitu skill, akhlak, dan ibadah,” ujar Rahmat Enda.
Ia juga mengajak para siswa untuk menjadikan akhlak Rasulullah SAW sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari, termasuk ketika mereka memasuki dunia kerja.
Menurutnya, terdapat sejumlah sifat utama Nabi Muhammad SAW yang penting ditanamkan kepada generasi muda, seperti Shiddiq, Amanah, Tabligh, Fathonah, serta sikap Tawadhu atau rendah hati.
“Jujur di bengkel, amanah di kerja praktik, cerdas dalam inovasi, dan rendah hati kepada semua orang,” tegasnya.
Rasulullah Jadi Teladan di Dunia Kerja
Sementara itu, tausiyah inti disampaikan oleh Ustadz M. Khudri Saeful Bahri, S.Ag., yang juga menjabat sebagai Sekretaris MUI Kecamatan Kotabaru.
Dalam ceramahnya, Ustadz M. Khudri mengupas keteladanan Rasulullah SAW, khususnya dalam hal kepemimpinan, kejujuran, tanggung jawab, dan etos kerja yang dinilai sangat relevan dengan kehidupan peserta didik, terutama mereka yang dipersiapkan memasuki dunia industri dan dunia kerja.
“Rasulullah adalah role model terbaik untuk anak SMK. Beliau pedagang yang jujur, pemimpin yang adil, dan pekerja yang paling tangguh,” pesannya.
Ia menekankan bahwa kecakapan atau keterampilan yang dimiliki seseorang harus berjalan seiring dengan akhlak yang baik. Sebab, kemampuan tanpa kejujuran dan tanggung jawab dapat kehilangan makna dalam kehidupan bermasyarakat maupun dunia kerja.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H tersebut menjadi momentum bagi keluarga besar SMK Muhammadiyah 2 Cikampek untuk kembali meneguhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus mengajak peserta didik meneladani akhlak mulia beliau.
Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi sarana meningkatkan rasa syukur kepada Allah SWT atas diutusnya Nabi Muhammad SAW sebagai pembawa rahmat bagi seluruh alam.
Di penghujung acara, Ketua Komite SMK Muhammadiyah 2 Cikampek menyampaikan apresiasi atas kekompakan seluruh warga sekolah dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
“Kegiatan sederhana, tetapi maknanya luar biasa. Anak-anak menjadi lebih semangat untuk meniru akhlak Nabi sebagai cerminan umat yang bertakwa kepada Allah dan Rasul-Nya,” ungkapnya.
Dengan terselenggaranya kegiatan tersebut, pihak sekolah berharap nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW tidak berhenti pada peringatan Maulid, tetapi dapat diterapkan para siswa dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, keluarga, masyarakat, maupun kelak ketika terjun ke dunia kerja.
(Aby Surabi)



%20Narkotika%20Kelas%20IIA%20Muara%20Beliti%20di%20Kabupaten%20Musi%20Rawas.jpg)









