Aktivitas kebut-kebutan tersebut dinilai sangat mengkhawatirkan karena berlangsung di kawasan yang menjadi jalur masyarakat beraktivitas dan pulang dari bekerja. Di sekitar lokasi juga terdapat taman serta akses jalan yang biasa dilalui warga, termasuk anak-anak.
Selain mengkhawatirkan keselamatan pengguna jalan, warga juga mengeluhkan suara knalpot sepeda motor yang digunakan dalam aksi balap tersebut. Suaranya disebut sangat keras dan memekakkan telinga hingga mengganggu kenyamanan warga di dalam rumah.
“Suara knalpotnya sangat bising dan keras. Bahkan kami yang berada di dalam rumah terkadang tidak bisa ngobrol dengan nyaman karena suara motor balap itu,” keluh salah seorang warga.
Menurut warga, suara knalpot tersebut tidak hanya terdengar sesekali, tetapi dapat berlangsung berulang-ulang ketika aksi kebut-kebutan terjadi. Kondisi ini membuat suasana lingkungan yang seharusnya tenang menjadi terganggu.
Warga juga semakin khawatir karena aksi tersebut dilakukan di jalan yang masih digunakan masyarakat. Mereka takut pengendara yang melintas, terutama anak-anak dan warga yang pulang bekerja, menjadi korban apabila terjadi kecelakaan.
Keresahan warga disebut semakin meningkat lantaran aktivitas tersebut terkadang tidak berhenti pada sore hari, tetapi berlanjut hingga malam.
Warga berharap aparat kepolisian dan pihak berwenang segera melakukan patroli serta mengambil langkah tegas sesuai aturan terhadap aktivitas yang mengganggu ketertiban dan berpotensi membahayakan pengguna jalan.
Masyarakat meminta kawasan Perumahan Perkim, khususnya jalan di sekitar taman dan jalur utama warga, menjadi perhatian aparat, terutama pada jam-jam yang selama ini diduga sering digunakan untuk aksi balap liar.
Warga menegaskan, persoalan ini bukan sekadar gangguan kebisingan. Aktivitas tersebut juga menyangkut keselamatan masyarakat, anak-anak, serta pengguna jalan lainnya.
Mereka berharap aparat tidak menunggu sampai terjadi kecelakaan atau jatuhnya korban baru mengambil tindakan.
Warga Pelangki kini menunggu langkah nyata dari pihak berwenang agar kawasan tersebut kembali aman, tertib dan nyaman bagi masyarakat.
Catatan Redaksi: Informasi mengenai dugaan aktivitas balap liar dan keluhan kebisingan ini berdasarkan keterangan warga di sekitar lokasi. Redaksi tetap mengupayakan konfirmasi kepada pihak kepolisian dan pihak terkait. Hak jawab dan klarifikasi terbuka sesuai prinsip jurnalistik.
(Awaludin)



%20Narkotika%20Kelas%20IIA%20Muara%20Beliti%20di%20Kabupaten%20Musi%20Rawas.jpg)









