Kegiatan ini juga melibatkan unsur dari UPTD Puskesmas,tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, Komisi Pemilihan Umum (KPU), serta Dinas Lingkungan Hidup. Sasaran utama pembersihan meliputi kawasan Taman Kota dan Tugu Juang yang berada di wilayah Kelurahan Pasar Muara Beliti.
Kapolsek Muara Beliti dalam saat ditemui dilapangan Ia, menyampaikan latar belakang kegiatan: “Kemarin bersama Pak Camat kita meninjau lokasi dan terlihat wilayah area ini cukup kotor serta masih banyak ditumbuhi semak-semak. Oleh karena itu, hari ini kita lakukan pembersihan secara bersama-sama.”
Seluruh peserta bahu-membahu membersihkan kawasan taman dan tugu juang, sementara tim dari Dinas Lingkungan Hidup secara khusus melakukan pemindahan tumpukan sampah yang telah menumpuk di kawasan tersebut.
Kapolsek juga menyampaikan harapan agar kegiatan pembersihan ini tidak berhenti di sini saja. “Mudah-mudahan ke depan lokasi taman ini dapat dimanfaatkan untuk kegiatan UMKM. Menjelang bulan puasa, lokasi ini bisa digunakan untuk kegiatan Pasar Ramadan atau Pasar Beduk. Kami berharap pemerintah setempat dapat memperhatikan dan membangun taman ini agar tampil lebih indah dan bermanfaat bagi warga,” ujarnya.
Rencana pengelolaan Pasar Beduk tersebut diharapkan dapat dibagi menjadi dua lokasi, yaitu di kawasan Pasar Metau dan di depan Kantor Lurah Pasar Muara Beliti. Usulan ini selanjutnya akan disampaikan kepada Dinas Perindustrian dan Perdagangan serta OPD terkait agar dapat direalisasikan.
Pada kesempatan itu juga dijelaskan secara rinci maksud dan tujuan program BELIDA ASRI agar dipahami oleh seluruh warga. “Program BELIDA ASRI bertujuan untuk menjaga lingkungan agar tetap bersih, rapi, dan indah. Dengan lingkungan yang bersih, kita pun sama-sama sehat, dan keindahan lingkungan ini menjadi pemandangan yang enak dipandang mata,” jelasnya.
Gagasan menjaga kebersihan dan keindahan ini juga merupakan saran yang disampaikan oleh tokoh adat yang turut hadir dan ikut membantu pembersihan. “Tokoh adat selama ini sangat antusias mendukung upaya menjaga lingkungan. Kami harapkan warga di sekitar kawasan taman ikut menjaga kebersihannya, dan Dinas Lingkungan Hidup diharapkan dapat menyediakan tempat pembuangan sampah yang memadai, sehingga warga tidak lagi membuang sampah secara sembarangan di kawasan taman,” tambahnya.
Sementara itu, Camat Muara Beliti dalam penyampaiannya mengucapkan terima kasih kepada Forkopimcam, seluruh elemen masyarakat, Puskesmas, Kelurahan, para Ketua RT, KPU, tokoh masyarakat, tokoh agama, mahasiswa KKN Unmura, serta warga sekitar yang telah hadir.
“Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka meningkatkan kebersihan, kenyamanan, keindahan, serta nilai estetika Kecamatan Muara Beliti yang berada tepat di jantung Ibu Kota Kabupaten Musi Rawas. Menyambut HUT RI ke-81, kita bersihkan dan rapikan Tugu Juang serta Taman Kota ini. Kami berharap kawasan ini menjadi teladan dan lokasi bermanfaat untuk kegiatan wisata, pembangunan, serta pengembangan UMKM demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegas Camat.
“Kami berharap Muara Beliti ke depannya menjadi wilayah yang lebih asri, lebih bersih, lebih nyaman, dan lebih indah,” tambahnya.
Camat juga menyampaikan persoalan pembuangan sampah liar di sekitar Jembatan Muara Beliti. “Di Pasar Metau sebenarnya telah disediakan tempat pembuangan sampah, namun akses jalan menuju ke sana belum terbangun. Oleh karena itu, kami berinisiatif bersama pihak terkait, Kapolsek, Danramil, serta seluruh elemen masyarakat untuk mencari solusi pembangunan akses jalan tersebut. Apabila akses telah terbangun, masyarakat diharapkan membuang sampah pada tempat yang telah disediakan. Kawasan sekitar jembatan nantinya akan dipagar dan ditutup dengan seng agar tidak lagi menjadi tempat pembuangan sampah ilegal,” jelasnya.
Dinas Lingkungan Hidup pun diharapkan dapat menambah jadwal pengangkutan sampah menjadi dua kali sehari apabila volume sampah mulai menumpuk. “Kami memahami keterbatasan anggaran, namun jangan sampai hal tersebut menyurutkan tekad kita bersama untuk membangun Muara Beliti menjadi lebih baik ke depannya,” pesannya.
Perwakilan mahasiswa KKN Unmura, Bayu Anggar (Semester VI), menyampaikan apresiasinya kepada Camat, Kapolsek, Lurah, serta seluruh komponen masyarakat yang telah melibatkan para mahasiswa dalam kegiatan pembersihan lingkungan ini. “Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, terutama di kawasan Tugu Juang dan Taman Kota,” ujarnya.
Tokoh masyarakat yang hadir pun turut menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kapolsek, Camat, Lurah, serta seluruh komponen masyarakat. “Kegiatan ini menjadi momen awal langkah bersama menuju Musi Rawas Mantap dan Muara Beliti Bersinar — Bersih, Indah, Rapi, baik tata kelolanya secara lahir maupun batin, sehingga masyarakat dapat mewujudkan Musi Rawas yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan,” pungkasnya.
Kegiatan berakhir dengan semangat kebersamaan dan harapan yang tinggi agar kesadaran serta kedisiplinan warga dalam menjaga lingkungan terus tumbuh dan terpelihara, sehingga Muara Beliti senantiasa bersih, sehat, nyaman, dan makmur menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 serta masa depan yang lebih cerah.
( Guntur )








