Bagi masyarakat, pembangunan jalan bukan sekadar persoalan infrastruktur, tetapi menjadi kebutuhan mendesak yang sangat menentukan masa depan aktivitas perekonomian di kawasan Pasar Kering.
Warga menilai, apabila Pasar Kering dapat berkembang dan berfungsi secara optimal, kawasan tersebut berpotensi memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang diperkirakan dapat mencapai sekitar Rp400 juta.
Namun, kondisi jalan yang masih berdebu menjadi salah satu kendala yang dirasakan masyarakat setiap hari. Selain mengganggu kenyamanan, debu juga dikhawatirkan berdampak terhadap kesehatan warga serta menghambat aktivitas para pedagang yang mulai berusaha menghidupkan kembali kawasan pasar tersebut.
“Permohonan pembangunan jalan aspal ini sudah berkali-kali kami sampaikan melalui publik Jalan merupakan kebutuhan yang sangat mendesak. Saat ini kondisi lokasi pasar masih berdebu, sehingga selain mengganggu aktivitas usaha, juga dapat mengancam kesehatan masyarakat,” ujar Udin, salah seorang warga Pasar Kering.
Menurut warga, perhatian pemerintah terhadap kawasan Pasar Kering akan menjadi dorongan besar bagi masyarakat yang saat ini mulai berani membuka dan mengembangkan usaha mereka.
Warga juga berharap di bawah kepemimpinan Bupati Bireuen H. Mukhlis, ST, pemerintah dapat membuka akses jalan di depan RSU dr. Fauziah Bireuen serta membangun gerbang atau papan penunjuk arah menuju Pasar Kering.
Keberadaan gerbang dan penunjuk arah dinilai penting agar masyarakat dari berbagai wilayah dapat mengetahui keberadaan pasar tersebut dengan lebih mudah. Dengan akses yang terbuka dan informasi lokasi yang jelas, warga optimistis aktivitas perdagangan akan semakin berkembang.
Harapan tersebut kembali disampaikan karena selama beberapa periode kepemimpinan kepala daerah, kawasan Pasar Kering dinilai belum mampu berkembang sebagaimana yang diharapkan.
Kini, perlahan namun pasti, masyarakat mulai menunjukkan semangat untuk menghidupkan kawasan tersebut. Sejumlah warga telah membuka usaha dan berharap geliat ekonomi itu mendapatkan dukungan nyata dari pemerintah.
Warga berharap permohonan yang telah berulang kali disampaikan melalui ruang publik ini dapat menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Bireuen.
Mereka tidak meminta sesuatu yang berlebihan. Yang diharapkan hanyalah akses yang layak agar usaha yang mulai tumbuh dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat maupun daerah.
“Sebuah pasar tidak akan pernah benar-benar hidup tanpa jalan yang menghubungkannya dengan masyarakat. Ketika pemerintah membuka jalan, sesungguhnya pemerintah sedang membuka pintu bagi harapan, usaha, dan masa depan warganya.”
Kini, masyarakat Pasar Kering hanya ingin melihat harapan itu diwujudkan dalam bentuk nyata: jalan yang layak, akses yang terbuka, dan perhatian pemerintah yang hadir di tengah perjuangan mereka membangun perekonomian.
(Hendra)



%20Narkotika%20Kelas%20IIA%20Muara%20Beliti%20di%20Kabupaten%20Musi%20Rawas.jpg)









