• Jelajahi

    Copyright © Metronewstv.co.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Oku

    Empat Lawang

    Sports

    BPBD Bireuen Gelar Pelatihan Pencegahan dan Mitigasi Bencana Tahun 2026

    Tuesday, September 29, 2026, 17:16 WIB Last Updated 2026-09-29T10:16:25Z

    BIREUEN – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bireuen menggelar Pelatihan Pencegahan dan Mitigasi Bencana Tahun 2026 sebagai upaya meningkatkan pengetahuan, kesiapsiagaan, serta kapasitas masyarakat dalam menghadapi berbagai potensi bencana di wilayah Kabupaten Bireuen.


    Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 42 peserta yang merupakan perwakilan desa dari berbagai wilayah di Kabupaten Bireuen. Pelatihan ini difokuskan pada pemberian informasi, sosialisasi, edukasi, serta simulasi terkait potensi dan penanganan bencana, khususnya di daerah yang memiliki tingkat kerawanan bencana.


    Sejumlah narasumber dari berbagai instansi turut memberikan materi dalam kegiatan tersebut. Di antaranya Mawardi, S.STP., M.Si., Asisten II Pemerintah Kabupaten Bireuen, yang menyampaikan materi mengenai Peran Pemerintah Daerah dalam Pencegahan dan Mitigasi Bencana.


    Materi mengenai pemahaman informasi iklim untuk adaptasi dan mitigasi bencana hidrometeorologi disampaikan oleh Muhajir, S.Si., M.Si., Kepala BMKG Stasiun Klimatologi Kelas II Aceh Besar.


    Sementara itu, materi Pencegahan dan Mitigasi Bencana Bidang Kesehatan disampaikan oleh Rallies, SKM., M.K.M., Epidemiolog Kesehatan Ahli Madya pada Dinas Kesehatan Kabupaten Bireuen.


    Untuk materi Pengurangan Risiko Bencana Gempa Bumi, disampaikan oleh Fauzan, S.Pd., MM., Sekretaris BPBD Kabupaten Bireuen. Sedangkan materi Pengenalan tentang Basarnas disampaikan oleh Indra Budiman, Pranata Pencarian dan Pertolongan pada Pos Pembantu SAR Kabupaten Bireuen.


    Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat tidak hanya memperoleh pengetahuan mengenai kebencanaan, tetapi juga memiliki keterampilan praktis melalui simulasi yang diberikan. Dengan demikian, masyarakat diharapkan mampu mengambil langkah yang tepat, tenang, dan bijak ketika menghadapi situasi darurat.


    Kesiapsiagaan sejak dini menjadi bagian penting dalam mengurangi risiko serta dampak yang ditimbulkan oleh bencana. Karena itu, peningkatan kapasitas masyarakat, khususnya di desa-desa yang rawan bencana, perlu dilakukan secara berkelanjutan.


    Sementara itu, Bupati Bireuen, Ir. H. Mulhlis, ST., melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Bireuen, Ismunandar, S.T., M.T., menyampaikan bahwa kegiatan pelatihan pencegahan dan mitigasi bencana perlu dilaksanakan secara rutin setiap tahun oleh Pemerintah Kabupaten Bireuen.


    Menurutnya, kegiatan tersebut penting sebagai sarana memberikan informasi, edukasi, pengetahuan, serta simulasi kepada masyarakat, terutama masyarakat yang berada di wilayah rawan bencana.


    Dengan pembekalan tersebut, para peserta diharapkan memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai dalam menghadapi berbagai situasi kebencanaan, terutama pada saat sebelum, ketika, maupun setelah bencana terjadi. Langkah tersebut diharapkan dapat membantu meminimalkan risiko serta dampak yang ditimbulkan oleh bencana terhadap masyarakat.


    Lebih lanjut, Pemerintah Kabupaten Bireuen menekankan bahwa penanggulangan bencana bukan semata-mata menjadi tanggung jawab pemerintah daerah. Upaya tersebut membutuhkan kepedulian, kesadaran, dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.


    Ke depan, penanggulangan bencana diharapkan semakin diperkuat melalui sinergi antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, relawan, serta berbagai pihak terkait. Dengan kebersamaan, koordinasi yang baik, serta sikap yang bijak dalam menghadapi setiap potensi risiko, masyarakat Bireuen diharapkan semakin tangguh, mandiri, dan siap menghadapi bencana.


    “Mitigasi bukan hanya tentang menghadapi bencana ketika terjadi, tetapi tentang bagaimana kita bijak, siap, dan bersama-sama mengurangi risikonya sejak dini.”


    ( Hendra)

    Komentar

    Tampilkan