Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Sorong Selatan, Petronela Krenak, S.sos. M
Tr. Ap, Wakil Bupati Sorong Selatan, Yohan Bodory, S.sos. M. Tr. Ap, Direktur LSM POKER Papua, Kapolres Sorong Selatan, Dandim 1807 Sorong Selatan, LMA Nasawat, Kepala Kesbangpol Sorong Selatan, serta para tamu undangan.
Ketua Panitia Lokakarya 1, Daud Snanfi, S.IP dalam sambutannya mengatakan, lokakarya ini merupakan langkah awal untuk pengakuan hak wilayah adat Suku Nasawat.
"Tujuan kami adalah memetakan wilayah adat kami secara partisipatif. Masyarakat adat sendiri yang menentukan batasnya. Kami berharap pemerintah daerah mendukung penuh hingga terbit Perda Pengakuan Masyarakat Hukum Adat dan penetapan Hutan Adat Suku Nasawat," ujar Daud Snanfi, S.IP.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Bupati, Wakil Bupati, Kapolres, Dandim, dan LSM POKER Papua yang telah hadir dan mendukung kegiatan tersebut.
Pemerintah Kabupaten Sorong Selatan menyambut baik kegiatan ini sebagai bentuk komitmen perlindungan hak-hak masyarakat adat Suku Nasawat di Sorsel.
(moy)



%20Narkotika%20Kelas%20IIA%20Muara%20Beliti%20di%20Kabupaten%20Musi%20Rawas.jpg)









