• Jelajahi

    Copyright © Metronewstv.co.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Oku

    Empat Lawang

    Sports

    MIN 12 Bireuen Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Santuni 33 Anak Yatim

    Thursday, September 17, 2026, 20:21 WIB Last Updated 2026-09-17T13:21:15Z

    BIREUEN – Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Besar Muhammad SAW, Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 12 Bireuen menggelar kegiatan keagamaan yang sarat dengan nilai pendidikan, keteladanan, dan kepedulian sosial. Kegiatan tersebut berlangsung di halaman MIN 12 Bireuen, Desa Lhok Awe, Kamis (17/9/2026).


    Salah satu rangkaian kegiatan yang mendapat perhatian adalah pemberian santunan kepada 33 anak yatim. Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian keluarga besar MIN 12 Bireuen terhadap sesama, sekaligus mengajarkan kepada para siswa pentingnya berbagi, menyayangi, dan menumbuhkan kepedulian sosial sejak dini.


    Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW juga dirangkai dengan pemberian penghargaan kepada para siswa yang berhasil meraih prestasi dalam berbagai perlombaan. Adapun cabang perlombaan yang digelar meliputi azan, praktik salat putra dan putri, hafalan surat pendek putra dan putri, kaligrafi putra dan putri, tahfizh putra dan putri, pidato putra dan putri, syarhil putra dan putri, ranking satu, serta cerdas cermat.


    Sebanyak 56 set piala diberikan kepada para pemenang sebagai bentuk apresiasi atas semangat, kerja keras, dan prestasi yang telah mereka raih.


    Kepala MIN 12 Bireuen, Bukhari, S.Pd., mengatakan bahwa kegiatan Maulid Nabi bukan sekadar agenda seremonial, tetapi menjadi momentum penting untuk menanamkan kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus membentuk karakter peserta didik yang berakhlak mulia.


    Dalam kegiatan tersebut, MIN 12 Bireuen turut mengundang berbagai unsur masyarakat, di antaranya tokoh agama, Kepala Kantor Kementerian Agama beserta jajaran, tokoh masyarakat, pemuda, kepala sekolah, Kepala Desa Pulo Kiton, insan pers, orang tua/wali siswa, serta para tamu undangan lainnya.


    Meneladani Akhlak Rasulullah SAW

    Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW memiliki makna yang mendalam bagi umat Islam. Selain sebagai bentuk rasa syukur atas kelahiran Rasulullah SAW sebagai pembawa rahmat bagi seluruh alam, Maulid juga menjadi momentum untuk kembali menghidupkan keteladanan Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.


    Nilai-nilai luhur Rasulullah SAW, seperti siddiq (jujur), amanah (dapat dipercaya), fatanah (cerdas), dan tabligh (menyampaikan kebenaran), hendaknya menjadi pedoman bagi generasi muda dalam membangun kehidupan yang berkarakter dan berakhlak.


    Peringatan Maulid juga menjadi sarana untuk meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW melalui pembacaan salawat dan pembelajaran sirah nabawiyah. Di samping itu, kegiatan berbagi dan menyantuni anak yatim menjadi cerminan ajaran Islam tentang kepedulian, persaudaraan, dan kasih sayang terhadap sesama.


    “Keteladanan Rasulullah SAW bukan hanya untuk dikenang, tetapi untuk dihidupkan dalam sikap, perkataan, dan perbuatan. Ilmu akan menjadi lebih bermakna ketika melahirkan akhlak, dan prestasi akan menjadi lebih indah ketika disertai kepedulian kepada sesama.”


    Bukhari menyampaikan rasa syukur kepada Allah SWT karena seluruh rangkaian kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW dapat terlaksana dengan baik. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh orang tua/wali siswa, para tamu undangan, serta semua pihak yang telah hadir dan mendukung kegiatan tersebut.


    “Semoga kegiatan ini membawa keberkahan bagi kita semua, menjadi ladang amal, serta semakin menumbuhkan kecintaan kita kepada Rasulullah SAW. Semoga anak-anak kita tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berprestasi, berakhlak mulia, dan memiliki kepedulian terhadap sesama. Amin,” ujar Bukhari.


    Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di MIN 12 Bireuen diharapkan tidak berhenti pada sebuah perayaan, tetapi menjadi momentum untuk terus menanamkan nilai-nilai keislaman dan akhlak mulia kepada generasi penerus.


    “Mengenang Rasulullah adalah bagian dari cinta, sedangkan meneladani akhlaknya adalah bukti nyata dari cinta itu sendiri.”


    (Hendra)

    Komentar

    Tampilkan