• Jelajahi

    Copyright © Metronewstv.co.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Oku

    Empat Lawang

    Sports

    Warga Pasar Kering Terus Mendesak Pemkab Bireuen Bangun Jalan Aspal

    Monday, September 21, 2026, 10:24 WIB Last Updated 2026-09-21T03:24:33Z

    BIREUEN — Masyarakat Pasar Kering, Desa Meunasah Capa, Dusun Blok, Kecamatan Kota Juang, Kabupaten Bireuen, terus mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen di bawah kepemimpinan Bupati Bireuen, H. Mukhlis, ST, agar segera membangun jalan aspal di kawasan pasar tersebut.


    Desakan itu disampaikan masyarakat mengingat kondisi jalan yang hingga kini masih berdebu, terutama saat dilalui kendaraan. Kondisi tersebut dinilai cukup mengganggu aktivitas pedagang maupun masyarakat yang setiap hari berkunjung ke pasar.


    Selain pembangunan jalan aspal di dalam kawasan pasar, masyarakat juga berharap pemerintah memperbaiki akses utama menuju lokasi pasar, khususnya jalan di depan RSUD dr. Fauziah Bireuen. Masyarakat juga meminta agar kawasan pasar dilengkapi penerangan lampu yang memadai sehingga aktivitas perdagangan dapat berlangsung lebih nyaman dan aman.


    Salah seorang warga Pasar Kering, Razali, saat ditemui pada Minggu (20/9/2026), mengatakan berbagai fasilitas tersebut sangat dibutuhkan agar keberadaan Pasar Kering dapat berkembang dan memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat maupun daerah.


    Menurutnya, apabila sarana dan prasarana pasar dibenahi secara serius, potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Bireuen dari sektor tersebut juga akan semakin terbuka. Ia memperkirakan potensi PAD dari pasar itu dapat mencapai sekitar Rp400 juta lebih per tahun, apabila aktivitas perdagangan berjalan optimal dengan dukungan fasilitas yang memadai.


    “Pasar ini sudah mulai diminati masyarakat. Karena itu, pemerintah harus melihat kondisi ini sebagai peluang untuk mengembangkan perekonomian masyarakat sekaligus meningkatkan PAD daerah,” ujar Razali.


    Ia menambahkan, keberlanjutan aktivitas Pasar Kering sangat bergantung pada perhatian dan dukungan pemerintah, terutama dalam pemenuhan sarana dan prasarana yang dibutuhkan.


    Razali mengingatkan, jangan sampai pasar yang mulai kembali hidup dan diminati masyarakat justru mengalami kemunduran karena fasilitas pendukung tidak mendapat perhatian yang memadai.


    “Kalau kebutuhan dasar pasar tidak dipenuhi sesuai ketentuan dan kebutuhan masyarakat, jangan sampai pasar yang sekarang mulai ramai kembali sepi bahkan tutup,” katanya.


    Menurut Razali, Pasar Kering bukan sekadar tempat transaksi jual beli, tetapi juga memiliki potensi menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat di Kabupaten Bireuen. Karena itu, keberadaannya perlu dijaga dan dikembangkan secara berkelanjutan.


    Ia menyebutkan, dalam beberapa periode kepemimpinan sebelumnya, aktivitas pasar tersebut belum mampu berkembang secara maksimal. Namun, di bawah kepemimpinan Bupati Bireuen H. Mukhlis, ST, pasar tersebut mulai kembali diminati masyarakat.


    “Sangat disayangkan apabila pasar yang sekarang mulai diminati masyarakat kembali terbengkalai. Pemerintah perlu mempertahankan momentum ini dengan membenahi fasilitas yang menjadi kebutuhan utama masyarakat,” ujarnya.

    Pada akhirnya, masyarakat berharap pemerintah tidak hanya melihat pasar dari sisi aktivitas perdagangan, tetapi juga dari sisi potensi ekonomi jangka panjang bagi daerah.


    “Pembangunan bukan hanya tentang membangun fisik, tetapi tentang menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat. Ketika infrastruktur diperbaiki, roda ekonomi bergerak; ketika ekonomi bergerak, kesejahteraan masyarakat pun memiliki ruang untuk tumbuh.”


    ( Hendra)

    Komentar

    Tampilkan