• Jelajahi

    Copyright © Metronewstv.co.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Sports

    Baliho Bantuan 13.321 Unit Rumah dari Presiden Prabowo Terpasang, Warga OKU Selatan Pertanyakan Realisasi

    Tuesday, October 6, 2026, 08:23 WIB Last Updated 2026-10-06T02:15:44Z

    OKU SELATAN - Sebuah baliho berukuran besar terpasang di kawasan pertigaan Simpang Pemda Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan (OKU Selatan). Baliho tersebut memuat ucapan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, atas bantuan bedah rumah sebanyak 13.321 unit bagi masyarakat Sumatera Selatan.


    Dalam baliho tersebut tertulis, “Terima Kasih Presiden Prabowo Subianto Telah Memberikan Bantuan Bedah Rumah 13.321 Unit Rumah kepada Masyarakat Sumatera Selatan”, disertai slogan “Gotong Royong Membangun Rumah.”


    Baliho juga menampilkan foto Presiden Prabowo Subianto bersama sejumlah pejabat dan kepala daerah di Sumatera Selatan, lengkap dengan sejumlah logo pemerintah daerah maupun instansi terkait.


    Keberadaan baliho tersebut sontak menjadi perhatian masyarakat yang melintas di kawasan Simpang Pemda OKU Selatan. Informasi mengenai bantuan ribuan unit rumah tersebut tentu menjadi kabar yang sangat dinantikan, khususnya bagi masyarakat yang selama ini tinggal di rumah tidak layak huni.


    Namun, di tengah besarnya angka bantuan yang terpampang di baliho, muncul pertanyaan dari masyarakat: benarkah bantuan tersebut sudah disalurkan, siapa saja penerimanya, dan berapa unit yang mendapatkan bantuan di Kabupaten OKU Selatan?


    Sejumlah masyarakat berharap program tersebut bukan hanya terlihat melalui baliho yang berdiri megah di pinggir jalan, tetapi juga benar-benar terlihat manfaatnya di tengah masyarakat.


    “Kalau memang benar ada bantuan sebanyak itu, kami sangat mengharapkan bantuan tersebut benar-benar sampai kepada masyarakat yang berhak. Jangan hanya balihonya yang terpasang, tetapi rumah masyarakat yang tidak mampu juga harus benar-benar dibedah,” menjadi harapan masyarakat yang disampaikan terkait program tersebut.


    Masyarakat juga berharap pemerintah dapat memberikan informasi secara terbuka mengenai jumlah penerima bantuan di setiap kabupaten/kota, khususnya OKU Selatan, daftar atau kriteria penerima, lokasi rumah yang mendapatkan bantuan, serta sejauh mana realisasi pembangunan atau bedah rumah tersebut.


    Transparansi dinilai penting agar masyarakat tidak hanya mengetahui informasi melalui baliho, tetapi juga dapat melihat langsung bukti pelaksanaan program di lapangan.


    Apalagi, masih terdapat masyarakat berpenghasilan rendah yang tinggal di rumah dengan kondisi memprihatinkan. Bagi mereka, bantuan bedah rumah bukan sekadar program pemerintah, melainkan harapan untuk memiliki tempat tinggal yang lebih layak, aman dan sehat.


    Karena itu, masyarakat berharap pemerintah daerah maupun instansi terkait dapat memastikan program tersebut tepat sasaran dan tidak salah penerima. Warga yang benar-benar membutuhkan diharapkan menjadi prioritas, bukan mereka yang secara ekonomi sudah tergolong mampu.


    Di sisi lain, informasi mengenai 13.321 unit rumah tersebut juga perlu dijelaskan secara terbuka agar tidak menimbulkan tanda tanya di tengah masyarakat. Jika program memang telah berjalan, masyarakat tentu berharap ada data dan bukti realisasi yang dapat diketahui publik.


    Jangan sampai masyarakat hanya melihat angka 13.321 unit rumah terpampang besar di baliho, tetapi masih bertanya-tanya: di mana rumahnya, siapa penerimanya, dan sudah sejauh mana dibangun?


    Media tetap membuka ruang konfirmasi dan hak jawab kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, Pemerintah Kabupaten OKU Selatan maupun pihak terkait untuk memberikan penjelasan mengenai program bantuan tersebut, termasuk data penerima dan realisasi fisiknya di lapangan.


    (Awaludin)

    Komentar

    Tampilkan