Kegiatan ini menjadi momen penting untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antara ulama dan umara dalam membangun daerah yang beradab, sejahtera, dan berkah.
Dalam sambutannya, Bupati Ela menegaskan bahwa kemajuan Lampung Timur tidak dapat diwujudkan sendirian. Peran para ulama sebagai pewaris nabi dan pengawal nilai keagamaan sangat dibutuhkan untuk menyeimbangkan pembangunan lahir dan batin.
"Pemerintah dan para ulama adalah satu kesatuan yang tak terpisahkan. Ketika ulama dan umara berjalan seiring, niat baik menjadi kekuatan, dan kerja keras menjadi berkah. Inilah fondasi utama mewujudkan Lampung Timur yang makmur, lestari, dan diridhoi Allah SWT," ujar Bupati Ela.
MUSDA V MUI Lampung Timur juga menjadi wadah penyatuan visi dan arah kebijakan keagamaan yang kondusif, menjaga kerukunan antarumat beragama, serta memperkuat peran MUI dalam memberikan arahan dan pengawasan kehidupan bermasyarakat.
Bupati berharap, hasil musyawarah ini melahirkan langkah-langkah nyata yang bermanfaat luas, sehingga kehadiran MUI semakin dirasakan kehadirannya oleh seluruh lapisan masyarakat.
"Semoga MUSDA V ini menghasilkan keputusan yang membawa keberkahan, dan semoga sinergi kita terus terjaga — demi Lampung Timur yang makmur, aman, dan sejahtera," pungkasnya.
(Imn)



%20Narkotika%20Kelas%20IIA%20Muara%20Beliti%20di%20Kabupaten%20Musi%20Rawas.jpg)









