• Jelajahi

    Copyright © Metronewstv.co.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Sports

    IDI Cabang Bireuen Lantik Pengurus Periode 2026–2029

    Sunday, October 11, 2026, 00:21 WIB Last Updated 2026-10-10T17:21:26Z

    BIREUEN – Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Bireuen resmi melantik pengurus periode 2026–2029 dalam sebuah prosesi yang berlangsung khidmat di Ballroom Hotel Fajar Bireuen, Sabtu (10/10/2026).


    Pelantikan tersebut dihadiri Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, S.T., serta jajaran pengurus IDI Provinsi Aceh dan para tenaga medis. Prosesi pelantikan ditandai dengan penyematan selempang oleh Ketua IDI Provinsi Aceh, Dr. dr. Muntadar, kepada Ketua IDI Cabang Bireuen terpilih, dr. Zumirda, Sp.B-ET., FINACS., FICS.


    Momentum ini menjadi langkah penting bagi kepengurusan baru dalam memperkuat peran organisasi profesi dokter, sekaligus meningkatkan kontribusi nyata terhadap pembangunan sektor kesehatan di Kabupaten Bireuen.


    Dalam sambutannya, Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, S.T., menegaskan bahwa kesehatan merupakan salah satu fondasi utama dalam pembangunan daerah. Menurutnya, masyarakat yang sehat memiliki peluang lebih besar untuk belajar, bekerja, berusaha, serta berkontribusi terhadap kemajuan daerah.


    Karena itu, pembangunan sektor kesehatan tidak dapat hanya bertumpu pada pemerintah, tetapi membutuhkan sinergi dan kolaborasi yang kuat dari seluruh pemangku kepentingan.


    “Dibutuhkan kerja sama dan kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah, IDI, organisasi profesi, rumah sakit, puskesmas, fasilitas pelayanan kesehatan, dunia pendidikan, sektor swasta, dan seluruh elemen masyarakat,” ujar Mukhlis.


    Ia menjelaskan, IDI Cabang Bireuen memiliki posisi strategis sebagai mitra Pemerintah Kabupaten Bireuen dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang berkualitas, merata, profesional, dan berkeadilan.


    Menurutnya, pemerintah daerah membutuhkan masukan, pemikiran, pengalaman, serta rekomendasi profesional dari para dokter untuk merumuskan kebijakan kesehatan yang tepat sasaran. Sebaliknya, organisasi profesi juga memerlukan dukungan kebijakan dan koordinasi pemerintah agar berbagai program kesehatan dapat berjalan secara optimal.


    “Saya ingin menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bireuen membuka ruang komunikasi dan kolaborasi dengan IDI Cabang Bireuen. Mari kita bangun hubungan kemitraan yang terbuka, konstruktif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat,” tegasnya.


    Lima Fokus Kolaborasi Pemkab Bireuen dan IDI, Lebih lanjut, Bupati Mukhlis menekankan sejumlah arah strategis yang perlu menjadi perhatian bersama antara Pemerintah Kabupaten Bireuen dan IDI Cabang Bireuen.


    Pertama, meningkatkan mutu pelayanan kesehatan agar masyarakat memperoleh layanan yang aman, profesional, dan berkualitas. Kedua, memperkuat pemerataan pelayanan kesehatan serta ketersediaan tenaga medis di berbagai wilayah. Ketiga, meningkatkan upaya promotif dan preventif guna membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan dan mencegah penyakit.


    Keempat, membangun kolaborasi yang nyata, terukur, dan berkelanjutan. Kelima, menjaga profesionalisme, integritas, serta kehormatan profesi dokter dalam menjalankan tugas kemanusiaan.


    “Saya percaya, dengan semangat kebersamaan dan kolaborasi, kita dapat membangun sistem pelayanan kesehatan di Kabupaten Bireuen yang semakin baik, semakin mudah diakses, dan semakin dipercaya oleh masyarakat,” ungkapnya.


    Kepada seluruh pengurus IDI Cabang Bireuen yang baru dilantik, Mukhlis menyampaikan ucapan selamat sekaligus harapan agar amanah organisasi dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab.


    Ia mengajak seluruh jajaran IDI untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah demi menghadirkan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.


    Bupati juga menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan pemenuhan kebutuhan tenaga medis sesuai kebutuhan pelayanan kesehatan di Kabupaten Bireuen.

    IDI Aceh Dorong Penguatan Organisasi dan Regenerasi Dokter


    Sementara itu, Ketua IDI Provinsi Aceh, Dr. dr. Muntadar, berharap kepengurusan baru IDI Cabang Bireuen mampu membangun organisasi yang solid, adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi kedokteran, serta responsif terhadap berbagai tantangan pelayanan kesehatan.


    Ia juga menekankan pentingnya menjaga hubungan yang harmonis dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan di sektor kesehatan.


    Menurutnya, IDI tidak hanya menjadi wadah berhimpun para dokter, tetapi juga memiliki tanggung jawab strategis dalam mendukung peningkatan mutu pelayanan kesehatan serta pengembangan profesionalisme anggotanya.


    Muntadar turut mendorong penguatan regenerasi dokter, khususnya generasi muda, melalui peningkatan kapasitas, pendidikan, dan kesempatan memperoleh pengalaman serta ilmu kedokteran di tingkat internasional.


    Ia berharap para dokter muda Bireuen memiliki kesempatan untuk menimba ilmu hingga ke luar negeri, kemudian membawa pulang pengetahuan dan pengalaman tersebut untuk dikembangkan demi kemajuan pelayanan kesehatan di daerah.

    dr. Zumirda Ajak Pengurus Perkuat Kebersamaan


    Ketua IDI Cabang Bireuen, dr. Zumirda, Sp.B-ET., FINACS., FICS., dalam sambutannya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh anggota serta pengurus yang kembali memberikan kepercayaan kepadanya untuk memimpin organisasi tersebut.


    Ia berharap kepengurusan periode 2026–2029 dapat menjalankan amanah secara kolektif, memperkuat komunikasi dan solidaritas antaranggota, serta meningkatkan partisipasi aktif seluruh pengurus dalam merealisasikan program-program organisasi.


    Menurutnya, kekompakan dan komunikasi yang baik merupakan modal penting untuk menjaga keberlangsungan organisasi sekaligus memperkuat kontribusi para dokter dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.


    Dengan semangat kebersamaan, IDI Cabang Bireuen diharapkan mampu terus berkembang menjadi organisasi profesi yang profesional, solid, dan berintegritas, serta berperan aktif mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat.


    Susunan Pengurus IDI Cabang Bireuen Periode 2026–2029

    Adapun susunan pengurus IDI Cabang Bireuen yang dilantik meliputi Dewan Pertimbangan yang diketuai dr. Abri Hatinsyah Efendi, Sp.B., FICS., dengan wakil ketua dr. Mukhtar, MARS., serta 12 orang anggota.


    Selanjutnya, Ketua IDI Cabang Bireuen dijabat dr. Zumirda, Sp.B-ET., FINACS., FICS. Posisi Wakil Ketua I dipercayakan kepada dr. Zikral Hadi, Sp.T.H.T.B.K.L., Wakil Ketua II kepada dr. Fauzan, Sp.M., dan Wakil Ketua III kepada dr. Emy Handriany.


    Jabatan Sekretaris diemban dr. Hulaimi, Sp.P., dengan wakil sekretaris dr. Afriadi dan dr. Sarah Annisa Hasanah.


    Sementara itu, Bendahara dijabat dr. Dira Witria, didampingi Wakil Bendahara dr. Diana Rizki, M.Ked.(PA), Sp.PA., dan dr. Hermasari. Kepengurusan tersebut juga dilengkapi sejumlah bidang lain yang akan menjalankan tugas sesuai dengan fungsi dan program kerja organisasi.


    Dengan terbentuknya kepengurusan baru ini, IDI Cabang Bireuen diharapkan semakin memperkuat peran dan pengabdiannya, tidak hanya dalam menjaga profesionalisme dokter, tetapi juga dalam membangun kemitraan strategis dengan pemerintah daerah demi terwujudnya pelayanan kesehatan yang lebih merata, berkualitas, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.


    ( Hendra)

    Komentar

    Tampilkan