• Jelajahi

    Copyright © Metronewstv.co.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Sports

    Perbaikan Jalan Nasional di Bireuen Amburadul, Kerikil Berserakan Ancam Keselamatan Pengguna Jalan

    Friday, October 9, 2026, 15:20 WIB Last Updated 2026-10-09T08:20:16Z

    BIREUEN – Proyek perbaikan Jalan Nasional di Kabupaten Bireuen, Aceh, menuai sorotan. Material kerikil yang berserakan di badan jalan, ditambah tidak adanya papan informasi proyek, memunculkan pertanyaan serius terkait keselamatan pengguna jalan, transparansi pekerjaan, dan tanggung jawab pelaksana proyek.


    Kondisi tersebut bukan persoalan sepele. Kerikil yang dibiarkan berserakan di badan jalan berpotensi membuat kendaraan tergelincir, kehilangan kendali, bahkan memicu kecelakaan lalu lintas. Situasi ini semakin mengkhawatirkan karena ruas jalan nasional tersebut setiap hari dilintasi masyarakat dengan berbagai jenis kendaraan.


    Pantauan media ini pada Jumat (9/10/2026), material kerikil tampak berserakan di sepanjang ruas jalan yang sedang diperbaiki. Kondisi itu menuntut pengguna jalan meningkatkan kewaspadaan saat melintas, sementara langkah penanganan untuk memastikan badan jalan tetap aman belum terlihat secara memadai.


    Pertanyaannya, sampai kapan kondisi seperti ini dibiarkan? Apakah keselamatan masyarakat harus menunggu jatuhnya korban terlebih dahulu sebelum menjadi perhatian serius pihak pelaksana proyek?

    Pertanyaan tersebut patut dijawab. Sebab, pekerjaan infrastruktur yang menggunakan ruang jalan publik tidak boleh hanya berorientasi pada penyelesaian fisik, tetapi juga harus memperhatikan keselamatan masyarakat selama proses pengerjaan berlangsung.


    Lebih memprihatinkan lagi, tidak ditemukannya papan informasi proyek di lokasi pekerjaan menyulitkan masyarakat untuk mengetahui identitas pelaksana, nilai anggaran, sumber pendanaan, jangka waktu pengerjaan, maupun pihak yang bertanggung jawab atas kondisi tersebut.

    Ketiadaan informasi ini bukan sekadar persoalan administrasi. Transparansi merupakan bagian penting dari akuntabilitas pekerjaan yang menyangkut kepentingan publik. Masyarakat berhak mengetahui siapa yang mengerjakan proyek tersebut dan kepada siapa keluhan mengenai keselamatan di lapangan harus disampaikan.


    Kondisi perbaikan jalan pada ruas mulai dari Simpang Empat (SP4) Bireuen hingga Desa Cot Gapu juga menimbulkan kesan semrawut dan memunculkan pertanyaan mengenai pengawasan serta pengendalian mutu pekerjaan. Situasi tersebut patut menjadi perhatian instansi terkait, terutama agar pelaksanaan proyek tidak mengorbankan keselamatan pengguna jalan maupun kenyamanan masyarakat.


    Jangan sampai pembangunan yang seharusnya memberikan manfaat justru berubah menjadi ancaman bagi masyarakat. Jalan nasional merupakan urat nadi mobilitas warga dan aktivitas ekonomi. Karena itu, setiap pekerjaan perbaikan wajib dilaksanakan dengan memperhatikan standar keselamatan, pengamanan area kerja, serta pengelolaan material agar tidak membahayakan pengguna jalan.


    Pihak pelaksana proyek dan instansi yang berwenang perlu segera mengambil langkah konkret, mulai dari membersihkan kerikil yang membahayakan, memasang rambu peringatan dan pengamanan yang memadai, hingga menyediakan papan informasi proyek yang jelas dan dapat diakses masyarakat.


    Hingga berita ini ditayangkan, pihak pelaksana proyek belum berhasil dihubungi untuk dimintai keterangan. Upaya konfirmasi juga terkendala tidak ditemukannya papan informasi proyek di lokasi pekerjaan.


    Masyarakat kini menanti tindakan nyata, bukan sekadar janji. Keselamatan pengguna jalan harus menjadi prioritas utama, bukan urusan yang baru dipikirkan setelah kecelakaan terjadi.


    Infrastruktur dibangun untuk melayani rakyat, bukan justru mempertaruhkan keselamatan rakyat.


    ( Hendra)

    Komentar

    Tampilkan