• Jelajahi

    Copyright © Metronewstv.co.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Sports

    Turnamen Voli Putri Semarakkan HUT Ke-27 Kabupaten Bireuen

    Metronewstv.co.id
    Thursday, October 8, 2026, 07:39 WIB Last Updated 2026-10-08T00:39:07Z

    BIREUEN – Turnamen Bola Voli Putri Antarinstansi se-Kabupaten Bireuen memperebutkan Piala Ketua TP-PKK Kabupaten Bireuen Tahun 2026 resmi dimulai di GOR Geulumpang Payong, Kecamatan Jeumpa, Rabu (7/10/2026).


    Turnamen yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-27 Kabupaten Bireuen tersebut dibuka langsung oleh Ketua TP-PKK Kabupaten Bireuen, Ny. Sadriah Mukhlis, SKM., MKM. Kegiatan berlangsung selama dua hari, 7–8 Oktober 2026, dengan mengusung tema “Sportivitas, Kebersamaan Menuju Bireuen Hebat.”


    Ny. Sadriah Mukhlis mengapresiasi pelaksanaan turnamen tersebut. Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana menjaga kebugaran, mempererat silaturahmi, membangun kekompakan, serta menumbuhkan semangat sportivitas di lingkungan pemerintahan.


    “Perempuan Pemkab Bireuen adalah perempuan hebat. Tidak hanya profesional dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, tetapi juga tangguh, bersemangat, dan mampu menunjukkan mental juara,” ujarnya.


    Ia berharap turnamen tersebut dapat memperkuat sinergi dan kebersamaan antarpegawai serta antarinstansi di Kabupaten Bireuen. 


    “Menang dan kalah adalah bagian dari pertandingan. Yang lebih penting adalah bagaimana kita menjaga sportivitas, kebersamaan, dan persaudaraan. Karena prestasi akan lebih bermakna ketika diraih dengan sikap yang baik,” kata Sadriah.


    Sebanyak 16 tim putri dari SKPK Pemerintah Kabupaten Bireuen ambil bagian dalam turnamen dengan sistem gugur. Peserta berasal dari Dinas PUPR, Disnakertrans, Disdukcapil, Dinkes, BPKD, Diskominsa, Disdikbud, BKPSDM, DLHK, Dinas Pertanahan, Satpol PP dan WH, DPMGPKB, Dispursip, RSUD dr. Fauziah, Disperkim, serta Bappeda.


    Dari pantauan di lokasi, pertandingan berlangsung meriah dengan dukungan para penonton perempuan. Sesuai ketentuan panitia, turnamen tersebut secara khusus dihadiri penonton perempuan, sementara penonton laki-laki tidak diperbolehkan memasuki area pertandingan.


    Turnamen ini diharapkan tidak hanya melahirkan prestasi olahraga, tetapi juga menjadi ruang memperkuat persatuan dan semangat kebersamaan menuju Bireuen yang lebih hebat.


    ( Hendra)

    Komentar

    Tampilkan