Korban sebelumnya diketahui mengalami musibah tenggelam pada Jumat pagi sekitar pukul 08.00 WIB di kawasan Pantai Pelabuhan Cikidang, Pantai Timur Pangandaran. Upaya pencarian dilakukan oleh nelayan bersama aparat gabungan dari Polres Pangandaran.
Setelah dilakukan pencarian sepanjang hari, korban akhirnya ditemukan pada malam hari sekitar pukul 21.15 WIB oleh nelayan yang tengah memeriksa jaring di laut.
Kapolres Pangandaran, AKBP Ikrar Potawari, menyampaikan bahwa lokasi penemuan korban berada tidak jauh dari titik awal kejadian.
“Korban ditemukan sekitar pukul 21.15 WIB di Pantai Timur dengan radius kurang lebih 200 meter dari lokasi awal tenggelam. Korban ditemukan oleh nelayan yang turut membantu proses pencarian,” ujar Kapolres kepada wartawan.
Korban kemudian langsung dievakuasi ke darat dan dibawa ke rumah duka. Tim dari Polres Pangandaran yang terdiri dari Satpolairud, Satreskrim, tim identifikasi, Sidokkes, serta anggota Polsek Pangandaran langsung melakukan serangkaian tindakan kepolisian.
Dari hasil pemeriksaan luar oleh tim Sidokkes Polres Pangandaran, korban diduga telah berada di dalam air selama kurang lebih 12 jam. Ditemukan tanda-tanda korban meninggal akibat tenggelam, seperti adanya busa halus pada hidung dan mulut, kondisi kulit keriput (maserasi), serta lebam mayat. Selain itu, terdapat luka lecet pada bagian lutut kiri yang diduga akibat benturan saat di dalam air.
“Setelah dilakukan identifikasi, kami memastikan bahwa korban adalah benar yang sebelumnya dilaporkan tenggelam. Selanjutnya jenazah kami serahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan secara layak,” lanjut AKBP Ikrar.
Pihak keluarga korban menolak dilakukan autopsi dan memilih agar jenazah langsung dimakamkan secara kekeluargaan.
Kapolres menegaskan bahwa seluruh rangkaian tugas kepolisian telah dilaksanakan dengan maksimal, mulai dari menerima laporan, melakukan pencarian dan evakuasi, olah tempat kejadian perkara (TKP), hingga identifikasi korban.
“Kami dari Polres Pangandaran menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban. Seluruh penanganan telah kami laksanakan, baik pencarian, evakuasi, maupun identifikasi,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati saat beraktivitas di wilayah perairan, khususnya di kawasan Pantai Timur Pangandaran yang memiliki potensi bahaya arus laut.
Peristiwa ini menjadi perhatian bersama akan pentingnya keselamatan dan kewaspadaan, terutama bagi masyarakat maupun wisatawan yang berkunjung ke kawasan pantai.
( M. Nurul )






.jpg)



