Hal itu diungkapkan Panca Oktatian perwakilan masyarakat Muara Lakitan saat menyampai surat secera resmi kepada pihak PLN yang diduga merugikan mereka pada pelayanan listrik diantaranya sering terjadinya naik turun spaning atau tidak normalnya listrik di tempat tinggalnya.
"Kami atas nama warga lakitan menyatakan komplen atau protes kepada PLN Musi Rawas atau UP PLN Lubuklinggau terkait volume tengangan listrik yang selalu turun sehingga berdampak pada perlatan listrik ditempat tinggal kami yang tidak berfungsi optimal ,"jelasnya.
Selain itu juga akibat tidak normalnya listrik di tempat mereka tinggal mengakibatkan sejumlah pengusaha kecil yang membutuhkan listrik tidak berjalan bahkan sejumlah lampu jalan pun banyak yang redup.
"Kami dari Rt 1 sampai dengan Rt 10 Kecamatan Muara Lakitan Mulai dari pukul 17.00 WIB sampai dengan pukul 23.00 wib dan mulai pukul 05.wib sampai dengan pukul 07.00 wib sering sekali rendah maka dengan sering turunya spaning listrik ini kami sangat kwatir akan memperburuk kualitas kehidupan warga dan sejumlah perangkat listrik kamipun sudah banyak yang rusak,"terangnyaa.
Maka dari itu pihaknya mengajukan surat resmi kepada pihak PLN untuk segera menindak lanjuti apa yang menjadi keluhan pihaknya terhadap pelayanan dan kelayakan PLN terhadap pihaknya selaku konsumen tentang kemerdekaan dalam mendapatkan Volumen PLN yang layak.
"Hari ini kami ajukan surat secara resmi terlebih dahalu dan apalabila masih juga tidak di indahkan maka kami akan melakukan langkah lain seperti pengaduan terhadap BPSK maupun aksi demo di depan PLN muara beliti serta UP3 PLN Lubuklinggau,"tegasnya.
( Guntur)







