Sabtu sore, 15 Agustus 2026, saya berkesempatan mampir di stand Pameran Pembangunan Dinas Perikanan Kabupaten Malaka. Sambil berdiskusi bersama Kepala Dinas Perikanan dan sekretarisnya, saya juga berkesempatan mencicipi hidangan nasi ikan bandeng rebus dan lobster goreng yang disajikan di resto mini tersebut.
Resto mini ini menyajikan sejumlah menu berbahan dasar hasil perikanan lokal, di antaranya nasi ikan bandeng rebus dan lobster goreng yang diolah dengan cita rasa khas Malaka. Konsep tersebut menjadi salah satu daya tarik bagi masyarakat yang mengunjungi stand Dinas Perikanan selama Pameran Pembangunan berlangsung.
Cita rasanya terasa berbeda dari menu yang biasa ditemukan di warung-warung makan. Salah satu keunggulannya adalah bahan baku yang digunakan berupa ikan bandeng dan lobster segar hasil tambak, sehingga kesegaran bahan tetap terjaga dan memberikan cita rasa tersendiri.
Di lokasi, sejumlah ibu-ibu staf Dinas Perikanan tampak sibuk menyiapkan berbagai menu, mulai dari meracik bumbu hingga menyajikan hidangan bagi masyarakat yang datang berkunjung maupun memesan makanan.
Konsep resto mini yang dihadirkan Dinas Perikanan ini tidak hanya menjadi bagian dari kemeriahan Pameran Pembangunan dalam menyambut HUT RI ke-81, tetapi juga menunjukkan bahwa hasil perikanan lokal memiliki potensi ekonomi yang besar apabila dikembangkan menjadi produk kuliner bernilai tambah.
Diharapkan inovasi dan konsep kreatif seperti ini dapat terus dikembangkan pada Pameran Pembangunan di tahun-tahun mendatang, sehingga selain memperkenalkan program dan potensi sektor perikanan, masyarakat juga semakin mengenal serta menikmati beragam produk olahan hasil perikanan Kabupaten Malaka.
(Fabianus Bria)



%20Narkotika%20Kelas%20IIA%20Muara%20Beliti%20di%20Kabupaten%20Musi%20Rawas.jpg)









