• Jelajahi

    Copyright © Metronewstv.co.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Oku

    Empat Lawang

    Sports

    Malaka di Ujung Merah-Putih: Merajut Kebersamaan, Menghargai Sejarah, Membangun Harapan

    Sunday, August 16, 2026, 17:35 WIB Last Updated 2026-08-16T10:35:42Z

     

    MALAKA — Masyarakat Kabupaten Malaka, wilayah paling selatan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berbatasan langsung dengan Timor-Leste, kembali menyemarakkan semangat kebangsaan dalam momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026 melalui kegiatan bertajuk “Malaka di Ujung Merah-Putih.”


    Kegiatan ini menjadi ruang bersama bagi masyarakat, pemuda, komunitas, seniman, pemerintah, serta berbagai pemangku kepentingan untuk merayakan kemerdekaan sekaligus memperkuat rasa persatuan dan kecintaan terhadap tanah air.


    Dalam pelaksanaannya, Komunitas Lafaek Malaka yang dinakhodai Iven Sutu bersama rekan-rekan, berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Malaka dan berbagai unsur masyarakat untuk menghadirkan kegiatan yang menggabungkan semangat kebangsaan, kekayaan budaya, kreativitas masyarakat, serta harapan terhadap masa depan Kabupaten Malaka.


    “Malaka di Ujung Merah-Putih” bukan sekadar perayaan kemerdekaan. Kegiatan ini menjadi bentuk penghormatan terhadap sejarah dan jasa para pendahulu sekaligus penegasan komitmen bersama untuk terus membangun Kabupaten Malaka.


    Warna merah dan putih menjadi simbol utama dalam kegiatan ini. Merah dimaknai sebagai keberanian, sementara putih melambangkan kesucian hati. Keduanya menjadi gambaran semangat masyarakat Malaka dalam menjaga persatuan, menghargai keberagaman, serta membangun masa depan di wilayah perbatasan negara, ujar Pisto Bere selaku Penggagas spirit Malaka di ujung Merah Putih.


    Kegiatan “Malaka di Ujung Merah-Putih” pertama kali digagas pada tahun 2020 oleh Komunitas Lafaek Malaka bersama sejumlah komunitas dan anak muda di Kabupaten Malaka. Gagasan tersebut lahir dari keresahan sekaligus keinginan kuat untuk menghadirkan ruang ekspresi kebangsaan yang dekat dengan masyarakat, sederhana, terbuka dan dapat diikuti oleh berbagai lapisan masyarakat.


    Mengusung semangat kemerdekaan, kebudayaan dan persatuan, kegiatan ini dilaksanakan di ruang terbuka, Lapangan Misi Betun, dengan melibatkan masyarakat dari berbagai kalangan.


    Adapun tujuan utama kegiatan “Malaka di Ujung Merah-Putih” yakni memperkuat rasa cinta tanah air dan semangat persatuan di wilayah perbatasan, mengangkat nilai budaya serta potensi daerah sebagai bagian dari kekayaan bangsa, menjadikan kemerdekaan sebagai milik bersama yang dirasakan dan dijaga oleh setiap warga, serta mempererat kerja sama antara masyarakat, pemuda dan lembaga pemerintahan.


    Berbagai kegiatan turut dirangkaikan dalam acara tersebut, di antaranya pembacaan puisi, penampilan musik dan lagu daerah, bazar murah, kegiatan donor darah, diskusi dan berbagi cerita tentang makna kemerdekaan serta pentingnya menjaga persatuan, hingga berbagai kegiatan kreatif dan partisipatif yang terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat.


    Pelaksanaan kegiatan tersebut merupakan hasil dukungan dan semangat gotong royong masyarakat, Pemerintah Kabupaten Malaka, Komunitas Lafaek Malaka, berbagai komunitas, pemuda, serta sejumlah pihak lainnya.


    Panitia berharap “Malaka di Ujung Merah-Putih” tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial semata, tetapi dapat terus berkembang menjadi sebuah tradisi kebangsaan yang mengakar di tengah masyarakat.


    Dari wilayah perbatasan, semangat kemerdekaan kembali ditegaskan bahwa kemerdekaan bukan hanya warisan sejarah, tetapi juga tanggung jawab bersama yang harus dirawat, dijaga dan diteruskan dari generasi ke generasi.

    (Tim)

    Komentar

    Tampilkan