BENGKULU TENGAH – Pemerintah Desa Temiang, Kecamatan Pagar Jati, Kabupaten Bengkulu Tengah, menggelar Musyawarah Desa (Musdes) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKP Desa) Tahun Anggaran 2027.
Pelaksanaan musyawarah dipimpin oleh Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Temiang. Kegiatan tersebut menjadi forum bersama untuk membahas berbagai usulan masyarakat sekaligus menentukan program yang akan menjadi prioritas dalam penyusunan RKP Desa Tahun 2027.
Dalam musyawarah tersebut, sejumlah program menjadi perhatian dan prioritas, di antaranya pencegahan dan penanganan stunting, pembangunan infrastruktur desa, serta peningkatan keamanan dan ketertiban lingkungan desa.
Pencegahan stunting menjadi salah satu perhatian utama karena berkaitan langsung dengan kesehatan dan tumbuh kembang anak. Upaya tersebut diharapkan dapat dilakukan secara berkelanjutan melalui sinergi pemerintah desa, kader kesehatan, masyarakat, serta pihak terkait.
Selain sektor kesehatan, pembangunan infrastruktur juga menjadi bagian penting dalam rencana kerja pemerintah desa. Berbagai kebutuhan infrastruktur yang dinilai mendesak dan memiliki manfaat langsung bagi masyarakat menjadi bahan pembahasan dalam musyawarah.
Sementara itu, aspek keamanan dan ketertiban desa turut menjadi prioritas. Hal tersebut dinilai penting untuk menciptakan lingkungan yang aman, nyaman dan kondusif bagi seluruh masyarakat Desa Temiang.
Kegiatan Musdes tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Temiang, Ketua dan anggota BPD, Camat Pagar Jati, Bhabinkamtibmas, perangkat desa, pendamping desa, serta tokoh masyarakat.
Melalui musyawarah ini, seluruh usulan masyarakat diharapkan dapat dihimpun dan disusun berdasarkan skala prioritas serta kemampuan anggaran desa. Hasil kesepakatan nantinya menjadi salah satu dasar dalam penyusunan RKP Desa Temiang Tahun Anggaran 2027.
Dengan adanya Musdes tersebut, Pemerintah Desa Temiang bersama BPD dan masyarakat berkomitmen mewujudkan perencanaan pembangunan yang partisipatif, transparan dan tepat sasaran, sehingga program yang dilaksanakan pada tahun 2027 benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
(Metri)










