• Jelajahi

    Copyright © Metronewstv.co.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Oku

    Empat Lawang

    Sports

    Dengan Penuh Kesederhanaan Paud Nur Fathonah Gelar Peringatan Maulid Nabi 1448 H

    Thursday, August 27, 2026, 21:16 WIB Last Updated 2026-08-27T14:16:19Z

    SUBANG – Tanpa panggung megah dan tanpa pesta berlebihan. Hanya dengan ketulusan dan kebersamaan, Paud Nur Fathonah menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Kamis,28 Agustus 2026.


    Acara maulid tersebut mengusung semangat "Sederhana dalam Acara, Besar dalam Makna", kegiatan diikuti oleh anak-anak peserta didik, dewan guru, wali murid dan tokoh masyarakat setempat.

    Acara digelar di halaman sekolah yang dihiasi seadanya oleh guru dan wali murid, Tidak ada sewa tenda, tidak ada catering. Yang ada hanya tikar, sound mini, dan hidangan nasi berkat buatan orang tua siswa.


    "Kami sengaja buat sederhana. Biar anak-anak tahu, memuliakan Nabi itu dengan hati, bukan dengan kemewahan," ujar Nurhayati, S.E., S.pd. selaku Kepala Paud Nur Fathonah.


    Dana kegiatan berasal dari infak sukarela guru dan wali murid. Tidak ada target, tidak ada paksaan. "Seikhlasnya. Yang penting berkumpul dan bershalawat bersama," tambah Nurhayati.


    Rangkaian acara diisi pembacaan Maulid Ad-Diba'i oleh guru dan orang tua wali. Tausiyah singkat disampaikan oleh Ustadzah Dede dengan tema "Meneladani Sifat Rasulullah yang Sederhana dan Penyayang".


    Anak-anak tampil dengan polosnya membawakan shalawat, hafalan surat pendek, dan puisi untuk Rasulullah. Tawa dan tepuk tangan mengiringi drama singkat "Rasulullah Sayang Anak" yang diperankan siswa.



    Sebagai bentuk keteladanan, acara juga diisi dengan berbagi snack antara sesama orang tua walau sebagai bentuk sedekah antar sesama.

    "Kami ajarkan, sedekah itu tidak lihat besar kecilnya. Lihat ikhlasnya," kata Nurhayati selaku Kepala Paud Nur Fathonah.



    Salah satu wali murid kelas A mengaku bangga.

    "Justru karena sederhana jadi terasa lebih dekat. Kami semua ikut masak, ikut hias. Anak-anak juga jadi paham gotong royong. Ini pendidikan karakter yang nyata," ujarnya.



    Ketua Yayasan Nur Fatonah, H. Raden Sugih kegiatan ini sudah menjadi tradisi tahunan di paud kami walaupun dengan acara yang sederhana. 

    "Semoga acara ini terus dipertahankan sebagai tradisi kita sebagai umat kanjeng nabi Muhammad sebagai bentuk rasa cinta. Dalam kesederhanaan ini jadi berkah. Dan melahirkan generasi bangsa yang rendah hati dan berakhlak seperti Rasulullah," pungkasnya.



    Acara ditutup dengan doa bersama dan makan bersama dengan penuh keakraban.


    (Aby Surabi)

    Komentar

    Tampilkan