Almarhumah Salwa Maulidia adalah cucu dari *Basyaruddin Bin H. Baudin* dan *Ayunah Binti Simin*, cucu *Gubernur Sumatera Selatan ke-10 H. Sainan Sagiman*.
Tausiyah disampaikan oleh *KH. Mgs Ahmad Pauzan Yayan* dengan tema *"Berbakti selagi ada, mendoakan setelah tiada"*.
Ust. Yayan mengajak hadirin mengambil pelajaran penting.
*Pertama*, pesan *Imam Ali RA*: _"Kita lahir dengan tangisan, orang tua bahagia. Kita wafat dengan tangisan, kita bahagia menghadap Allah."_ Itulah jiwa yang tenang kembali kepada Sang Pencipta.
*Kedua*, beliau menceritakan kisah *Al-Baqol* yang termaktub dalam kitab _Fathul Mu'in_.
Dikisahkan ada seorang pemuda sholeh bernama *Al-Baqol*, seorang penjual sayur di pasar. Setiap selesai sholat, ia selalu menyempatkan membaca Yasin, Tahlil, dan berdoa untuk kedua orang tuanya yang telah wafat.
Suatu malam, ada seorang pemuda lain bermimpi melihat kakek dan nenek duduk di atas hidangan yang dilayani dengan sopan dan ramah. Sementara orang lain berebut makanan dan minuman.
Dijelaskan, _"Yang berebut itu adalah doa-doa kaum muslimin untuk saudaranya. Sedangkan kakek dan nenek ini dilayani istimewa karena ada anaknya Al-Baqol yang istiqomah mendoakan."_
Keesokan harinya pemuda itu mendatangi rumah Al-Baqol dan menceritakan mimpinya. Beberapa hari kemudian ia bermimpi lagi. Kali ini ia melihat kakek dan nenek itu berebut makanan, tidak dilayani lagi. Saat ditanya, jawabnya: _"Anak kami Al-Baqol telah meninggal dunia. Maka kami tidak mendapatkan pelayanan istimewa lagi."_
Pagi harinya benar saja, kabar datang bahwa *Al-Baqol telah wafat*.
"Dari kisah ini kita belajar, doa anak sholeh kepada orang tua tidak ada hijab. Doanya langsung sampai dan dikabulkan Allah SWT," tegas Ust. Yayan.
Beliau juga menguatkan dengan dua dalil:
*Hadis Riwayat Muslim No. 1631*
*"Idza matal insanu inqatha'a 'anhu 'amaluhu illa min tsalaatsatin: shadaqatin jaariyatin, aw 'ilmin yuntafa'u bihi, aw waladin shaalihin yad'u lahu"*
_“Apabila anak Adam meninggal dunia, maka terputuslah amalnya kecuali 3 perkara: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, atau anak sholeh yang mendoakannya.”_
*QS. Al-Hasyr ayat 10*
*"Rabbanaghfir lanaa wa li-ikhwaaninal ladziina sabaquunaa bil iimaan..."*
_“Ya Tuhan kami, ampunilah kami dan saudara-saudara kami yang telah beriman lebih dulu dari kami...”_
Di akhir tausiyah, Ust. Yayan berpesan:
*"Hidup ini harus berbuat baik. Kalau tidak bisa berbuat baik, jangan berbuat jahat."*
Beliau menjelaskan, berbuat baik adalah dengan berbakti kepada orang tua, mendoakan yang sudah wafat, dan menebarkan manfaat. Sedangkan jika belum mampu berbuat baik, maka minimal kita menahan diri untuk tidak menyakiti, tidak menggibah, tidak menzalimi, dan tidak menyusahkan orang lain. _“Itu sudah termasuk pahala, karena menjaga lisan dan tangan dari kejahatan.”_
Rangkaian acara ditutup dengan *doa pertama dipimpin Ust. Mujiono* dan *doa kedua dipimpin Ust. Ahmad Dahlan*. Keluarga berharap doa bersama ini diterima Allah SWT dan menjadi penyejuk bagi Almarhumah di alam kubur.
( Komarudin )



%20Narkotika%20Kelas%20IIA%20Muara%20Beliti%20di%20Kabupaten%20Musi%20Rawas.jpg)









