Dari 184 pejabat yang dilantik, terdiri dari 15 pejabat pimpinan tinggi, 60 pejabat administrator, 77 pejabat pengawas, dan 32 pejabat fungsional.
Vinanda menegaskan bahwa rotasi dan mutasi merupakan dinamika yang wajar dalam organisasi pemerintahan. Penempatan pejabat pada posisi baru diharapkan mampu membawa semangat baru, meningkatkan kinerja, serta memperkuat kualitas pelayanan publik.
“Jabatan yang disandang hari ini adalah amanah. Bekerjalah semaksimal mungkin serta penuh dedikasi dan loyalitas tinggi kepada masyarakat Kota Kediri,” ujar Vinanda.
Pelayanan Harus Semakin Cepat dan Profesional
Melalui mutasi tersebut, Pemkot Kediri menargetkan penyelenggaraan pemerintahan yang semakin efektif, efisien, transparan, akuntabel dan profesional. Para pejabat yang mendapat amanah baru juga diminta segera beradaptasi dan menunjukkan kinerja nyata.
Langkah ini sejalan dengan komitmen Vinanda untuk menjadikan birokrasi sebagai instrumen utama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Sebelumnya, dalam pelantikan pejabat Pemkot Kediri, Vinanda juga menekankan bahwa rotasi dilakukan sebagai penyegaran organisasi dan untuk meningkatkan efektivitas kerja.
Dengan hadirnya wajah-wajah baru di berbagai perangkat daerah, masyarakat Kota Kediri diharapkan dapat merasakan pelayanan pemerintahan yang semakin responsif, cepat dan berkualitas.
“Jabatan bukan sekadar posisi, tetapi amanah untuk bekerja dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.”
(TR)



%20Narkotika%20Kelas%20IIA%20Muara%20Beliti%20di%20Kabupaten%20Musi%20Rawas.jpg)









